Kuota CPNS Pemkab SBT 323 Orang, Ini Rinciannya

oleh
oleh
Bupati SBT Mukti Keliobas

TERASMALUKU.COM,-BULA-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Asri Keliora mengungkapkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) SBT Tahun 2018 ditetapkan pemerintah pusat (Pempus) sebanyak 323 orang.

Dari jumlah tersebut, 173 untuk tenaga guru, 89  tenaga kesehatan dan 60  tenaga teknis. Namun tidak disebutkan secara detil tenaga teknis seperti apa yang dibutuhkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab SBT.

“Kuota CPNS yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab SBT sebanyak 323 orang.  Dari jumlah tersebut, 173 untuk tenaga guru, 89  tenaga kesehatan dan 60  tenaga teknis. Kuota SBT  terbanyak dari kabupaten kota lain se  Provinsi Maluku,” kata Keliora kepada wartawan usai pertemuan dengan Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas di Kantor Bupati, Senin (17/9/2018).

Keliora mengatakan  sesuai informasi yang beredar, pembukaan pendaftaran CPNS 2018 akan dilakukan serentak secara online pada tanggal 19 September 2018. Namun menurutnya kepastian mengenai jadwal pembukaan pendaftaran pada 19 September 2018 belum final karena sampai saat ini sebagian daerah di Indonesia masih melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta terkait kuota, proses pendaftaran dan tempat seleksi.

Sementara itu menanggapi keputusan Pempus soal perekrutan CPNS tahun 2018 secara online, Bupati SBT  Abdul Mukti Keliobas pesimis jika pelamar tes CPNS asal daerahnya berpeluang mencapai passing grade yang ditentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB).

Menurut Bupati ketentuan nilai ambang batas passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK, menurut Bupati sangat sulit dicapai oleh pelamar asal Kabupaten SBT.”Kalau Tes CPNS 2018 dilaksanakan secara online dan passing gradenya diberlakukan secara nasional, saya pastikan pelamar asal SBT sulit terakomodir,” kata Keliobas.

BACA JUGA :  Salah Tidak Dibawa Timnas Mesin Untuk Dua Pertandingan 

Bupati berharap agar ada kebijakan pemerintah pusat terhadap berbagai keluhan dari daerah yang mengusulkan tes CPNS dilakukan secara ofline (manual).”Tes online ini menjadi keberatan hampir semua daerah, mudah-mudahan ini menjadi masukan kepada pemerintah pusat untuk dapat mempertimbangkan daerah-daerah yang masih sangat membutuhkan calon pegawai dari daerahnya sendiri. Ini juga bagian dari upaya untuk mengakomodir anak-anak kita,” ungkapnya. (LAN)

No More Posts Available.

No more pages to load.