Sejumlah Sekolah di Ambon Tolak Imunisasi Rubella, Ini Tanggapan Wawali

oleh
oleh
Puluhan siswa MTs Batu Merah di kawasan Kebun Cengkeh Kota Ambon mendapat vaksin campak dan rubella saat launching bulan imunisasi campak dan rubella, Selasa (7/8/2018). FOTO : PRISKA BIRAHY (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sejumlah sekolah dasar, SMP dan sederajat di Kota Ambon hingga kini belum melakukan vaksin imunisasi dan rubella kepada siswanya. Wakil Walikota (Wawali) Syarif Hadler mengatakan akan memanggil kepala sekolah (Kepsek) di Kota Ambon yang melarang memberikan vaksin imunisasi rubella kepada siswa di sekolahnya.

Sekolah-sekolah pada wilayah tertentu di Kota Ambon belum mau melakukan imunisasi rubella secara graris karena orang tua siswa menolak anak mereka mendapat vaksin imunisasi rubella. “Saya akan panggil kepala sekolah jika belum melakukan vaksin rubella terhadap anak-anak  siswa,”kata Wawali kepada wartawan usai sosialisasi vaksin rubella yang digelar Dinas Kesehatan Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Senin (17/9/2018).

Wawali mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan karena Kepsek mempunyai tanggungjawab kepada orang tua siswa yang tidak bersedia anaknya divaksin.”Kalau untuk orang tua siswa itu tugasnya kepala sekolah agar anaknya bisa divaksin,” katanya. Ia mengatakan vaksin rubella sangat penting bagi kesehatan, kekebalan dan pertumbungan anak. Karena itu anak-anak berusia 1 hingga 15 tahun harus mendapat vaksin rubella.

Menurutnya, kepala sekolah harus dapat memahami tentang persoalan vaksin rubella secara baik kepada orang tua siswa. Sebab kalau tidak paham harus dapat bertanya pada ahlinya, sehingga orang tua siswa mau anaknya mendapat vaksin rubella.

“Saat ini fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang imunisasi rubella karena hal ini sangatlah darurat, jadi boleh dilakukan,” ujarnya. Wawali menambahkan, jika Kepsek belum juga memahami hal tersebut, maka harus mengundang pihak-pihak terkait seperti MUI untuk bisa menjelaskan kepada orang tua siswa. (IAN)

BACA JUGA :  Hari Ketiga Serbuan Vaksin Untuk Anak, Pangdam: Beta Vaksin, Ale Vaksin, Katong Pi Sekolah

No More Posts Available.

No more pages to load.