Wujud Kepedulian, Forum Keserasian Sosial Sosialisasi Warga Mausu Ane

oleh
oleh
Forum Keserasian Sosial Suku Mausu Ane menggelar sosialisasi kepada warga di rumah Kepala Dusun Desa Siahari Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah, Anton Kattipana, Kamis (20/9/2018). FOTO : PENREM 151/BINAIYA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Forum Keserasian Sosial Warga  Suku Mausu Ane Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah sukses adakan kegiatan sosialisasi. Kegiatan bertemakan, “Memperkuat Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Membangun Kehidupan Yang Harmonis Di masyarakat” ini berlangsung di rumah Kepala Dusun Desa Siahari Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah, Anton Kattipana, Kamis (20/9/2018).

Kegiatan ini dihadiri Danramil 1502-05/Wahai, Kapten Cba La Ode Maaruf, dan Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Provinsi Maluku, Hen Lopies beserta rombongan  Serta Ketua Saniri Dusun lima Maneo, Esli Ipaana. “Giat keserasian ini merupakan wujud  hidup kebersamaan agar satu dan yang lain saling membantu, bantuan yang diberikan oleh pemerintah diberikan untuk kita dan pemerintah tidak menyusakan bapak atau ibu” ujar Hen Lopies saat sambutan.

Sosialisasi ini sekaligus pemberian bantuan dari pemerintah kepada masyarakat setempat. Bantuan berupa pekerjaan penerangan dan air bersih, dan santunan bagi  empat orang yang meninggal dunia, namun dalam proses pengurusan terkait penerima ahli waris. Untuk kedepannya Dinas Sosial juga akan mengirim bantuan berupa Air besih, TV, parabola dan Baleo atau Rumah adat.

Ketua Saniri Maneo, Esli Ipaana, juga mengingatkan agar masyarakat secara bersama-sama menjaga apa yang telah diberikan oleh pemerintah dan saling membantu satu dengan lainnya agar segala sesuatu berjalan lancar. “Dengan diadakannya kegiatan seperti ini kami berharap Suku Mausu Ane dapat hidup layak sebagaimana mestinya” kata Kapten Cba La Ode Maaruf.

Sejak awal Juli 2018 lalu, warga Mausu Ane dilanda kelaparan akibat hasil hutan mereka diserang babi hutan dan tikus. Empat orang meninggal akibat musibah ini. Hingga kini pemerintah dan aparat keamanan terus memberikan bantuan dan pendampingan kepada warga suku pedalaman ini. (ADV)

BACA JUGA :  Maluku Rawan Ujaran Kebencian, Mafindo Ambon Gelar Lokakarya Jelang Pemilu

No More Posts Available.

No more pages to load.