HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) Oleh Albertus Patty Ketua PGI Indonesia

oleh
oleh
Pdt Dr Albertus Patty

Ada hal menarik saat menghadiri perayaan HUT GPM. Khotbah Pdt Jacky Manuputty yang bagus mengingatkan saya bukan terutama pada pada jejak sejarah GPM, sebagai gereja tertua di Indonesia, tetapi justru pada jejak sejarah diri saya sendiri.

Saya Ambon Card yang lahir dalam lingkungan kota metropolitan Jakarta. Saya dibesarkan dalam pengaruh besar warga GKI yang Tionghoa. Secara budaya ke-Maluku-an saya “rootless.” Tadinya saya merasa tak ada kaitan apa pun dengan GPM.

Khotbah Jacky pada malam itu sangat menghentak saya bahwa ternyata jejak sejarah saya menunjukkan bahwa saya bagian dari GPM. Kakek dan nenek saya GPM. Sewaktu muda, ibu dan ayah saya adalah anggota GPM. Keluarga besar saya sebagian anggota GPM. Saya tak bisa melepaskan diri dari ke-GPM-an

Bila ditarik lebih jauh, banyak gereja-gereja di Indonesia yang punya kaitan sejarah dengan GPM karena para penginjil GPM pergi ke berbagai pelosok daerah di hampir seluruh penjuru Indonesia ini untuk membangun komunitas Kristen yang menjadi cikal bakal gereja mereka. Jadi, hampir seluruh gereja di Indonesia berhutang pada gereja-gereja “tua” yang salah satunya adalah GPM. Kita semua menjadi keluarga oikoumenis salah satunya melalui perjuangan ‘GPM.’

Saya keluar dari ruangan ibadah pada malam itu dengan hati lapang. Saya manusia hybrid dengan multi identitas yang berhutang dan bertanggungjawab pada semua, termasuk pada GPM.

Selamat HUT GPM. Beta bagian tak terpisahkan dari GPM dan gereja2 di Indonesia. Tuhan berkati GPM dan Indonesia.

BACA JUGA :  VIDEO Pernyataan Gubernur Maluku Soal Sopi

No More Posts Available.

No more pages to load.