Pengendara Ojek Wailela Ambon Ingatkan Peserta Bayar Iuran JKN-KIS

oleh
oleh
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita beserta Kabid Penagihan dan Keuangan dan staf bersama tukang ojek di pangkalan ojek Wailela Kota Ambon,Kamis (27/09). FOTO : HUMAS BPJS KESEHATAN

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dalam upaya meningkatkan kolektibilitas iuran, BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai upaya seperti menggandeng Bank dan Koperasi Nusantara untuk program cicilan, menggandeng merchant utnuk memberikan promo kepada pembayar iuran, menggerakan kader JKN, dan telecollecting. Baru-baru ini BPJS Kesehatan membuat inovasi lagi yaitu dengan menggandeng pengendara ojek sebagai pengingat kepada masyarakat untuk membayar iuran.

Pengingat ini berupa kaos yang bertuliskan “Bayar iuran paling lambat taggal 10 setiap bulan. Bayar > Aktif > Selamat”. Pesan yang ada didalam kaos tersebut adalah mengingatkan masyarakat yang membaca untuk tidak lupa membayar iuran, karena apabila peserta menunggak status peserta akan non aktif dan itu akan menyulitkan pelayanan kesehatan peserta apabila akan digunakan.

Kamis (27/09) siang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita beserta Kabid Penagihan dan Keuangan dan staf mengunjungi pangkalan ojek Wailela Kota Ambon, untuk membagikan kaos pengingat iuran tersebut kepada pengendara ojek. Afli bepesan kepada pengendara ojek untuk dapat membantu mengingatkan masyarakat untuk dapat membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak sekalian yang mau berpartisipasi dalam upaya kami meningkatkan kolektibilitas iuran. Saya harap kaos pengingat ini dapat sering dipakai dan bapak-bapak sekalian lancar rejekinya. Dengan begitu mobilitas bapak-bapak akan lebih tinggi dan juga masyarakat yang melihatnya” pesan Afli kepada pengendara ojek di pangkalan wailela.

Afli juga menambahkan kolektabilitas iuran merupakan hal yang sangat penting dalam keberlangsungan Program JKN sehingga upaya membagikan kaos pengingat iuran ini kepada pekerja lapangan yang berada dipusat keramaian diharapkan dapat dipakai dan dibaca masyarakat untuk meningkatkan awareness peserta dalam membayar iuran sehingga dapat membantu meningkatkan kolektabilitas iuran.

BACA JUGA :  Pasien 03 Asal Saparua Sembuh, 3 Pasien Baru Terkonfirmasi Positif

“Program JKN ini merupakan program sosial yang dapat dimanfaatkan oleh banyak masyarakat, berazaskan gotong royong. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran dan komitmen peserta untuk memenuhi kewajibannya dalam membayar iuran agar program sosial ini terus berlangsung dengan baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.” Imbuh Afli. (ADVETORIAL)

No More Posts Available.

No more pages to load.