Dirjen Bimas Kristen Jumpai Warga Gereja di Jambi

oleh
oleh
Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Prof Thomas Pentury (lima dari kanan) bersama umat di depan gereja yang disegel Pemkot Jambi, Minggu, (30/9/2018). FOTO : Rudy Rahabeat

TERASMALUKU.COM,-JAMBI-Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Prof Thomas Pentury hadir langsung di Kota Jambi menjumpai warga tiga gereja yang sedang disegel yakni, Gereja Metodis, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) dan Huria Kristen Indonesia (HKI) pada  Minggu, (30/9/2018).

Selain berempati dengan umat, Dirjen juga mendalami persoalan yang dihadapi Umat Kristen di Kota Jambi tersebut. Ketiga gereja ini sedang disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dengan waktu yang belum diketahui kapan segel gereja tersebut akan dibuka. “Kami mau tahu kapan segel gereja ini akan dibuka, dan kalau tidak, apa solusi selanjutnya,” ungkap Dirton Silalahi  Ketua GMKI Cabang Jambi yang turut hadir dalam pertemuan dengan Dirjen itu.

Ia meminta sikap tegas negara, dalam hal ini Pemkot Jambi untuk memperhatikan hak-hak warga negara sebagaimana dijamin dalam konstitusi UUD 1945.  Umat yang hadir menyampaikan harapan agar pemerintah, yang antara lain diwakili oleh Dirjen Bimas Kristen dapat memerhatikan kondisi agama-agama, khususnya ketiga gereja yang saat ini sedang disegel tersebut. Untuk sementara mereka beribadah di tenda-tenda yang dikirim oleh Pemkot Jambi di samping gereja. Ibadah minggu berlangsung pagi hari, masih dalam suasana keprihatinan.

Pemimpin umat dari ketiga gereja yang disegel, pada Senin (1/10/2018) berencana menemui Walikota Jambi untuk meminta penjelasa dan solusi status penyegelan, dan berharap pintu gereja yang disegel agar bisa dibuka sehingga umat dapat beribadah dengan khusuk. “Ibadah kami selama ini tidak mengganggu warga sekitar. Kami beribadah di dalam gereja dan kami memuji Tuhan dengan cara kami yang sah,” ungkap Pendeta Sumardi , Ketua Resort Gereja Metodis wilayah Sumatera Bagian Selatan.

BACA JUGA :  9 Jam Diperiksa Jaksa, Ketua DPRD Ambon Bilang Begini

Kehadiran Dirjen Bimas Kristen merupakan sebentuk tanda keseriusan dan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan masalah penyegelan ketiga gereja tersebut. Kehadiran tokoh nomor satu di Ditjen Bimas Kristen itu sekaligus berempati dengan gumul umat sembari terus mencari jalan keluar yang terbaik.

“Kami berempati dengan saudara-saudari. Kami mengasihi saudara-saudari, dan atas dasar konstitusi mari kita menciptakan suasana hidup beragama yang rukun dan damai. Di tengah cobaan ini, biarlah iman kita kepada Kristus tetap kokoh,” ungkap Dirjen siang itu.

Kontributor Terasmaluku.com Rudy Rahabeat yang turut menyertai kunjungan Dirjen ini menuliskan berita ini langsung dari Kota Jambi. Semoga kondisi saudara-saudara di Jambi makin membaik, dan kehidupan bersama dalam keragaman suku dan agama dapat terus dibina dalam semangat Bhineka Tunggal Ika dan Persatuan Indonesia. (RR)

No More Posts Available.

No more pages to load.