Sempat Ditolak Warga, Eksekusi Lahan di Kebun Cengkeh Ditunda

by
Juru sita dan Saniri Negeri Batumerah sempat berdebat usai membacakan keputusan eksekusi lahan di Kebun Cengkeh (17/7). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON,  –  Eksekusi lahan di UD. Amin, Kebun Cengkeh Desa Batumerah berjalan alot dan batal dilakukan. Satu unit alat berat yang didatangkan sekitar pukul 14.00 rusak setelah perdebatan panjang antara juru sita, pengacara pemohon eksekusi dan termohon di lokasi sore (17/7/2019).

Warga sekitar sempat menghadang dan berdebat untuk menghalau eksekusi tersebut. Mereka menolak untuk membongkar area toko bangunan di atas lahan seluas 5.727 meter persegi itu.

Juru sita, Notje Leasa yang telah membacakan surat keputusan dan mencabut skors pun sempat ditentang. Menurut warga, ada ketidaksesuaian lokasi objek sengketa yang akan dieksekusi. Yakni tidak mencantumkan dengan lengkap lokasi dan penulisan nama desa yang juga dinilai keliru atau cacat hukum.

Pihak kepolisian yang hadir di lokasi ikut mengamankan area tersebut. “Sesuai keputusan pengadilan, tanah itu sah milik Marthen Hentiana. Tanah itu dijual di bawah tangan dari Nurdin Nurlette ke Nurdin Fatah,” jelas Notje sesuai surat keputusan yang dibawanya.

Dalam suart itu, lokasi UD. Amin yang berada di Lorong Laskar Kebun Cengkeh diketahui milik Marthen Hentiana sesuai surat kantor pertanahan yang diterbitkan pada 4 April 1996. Dalam sengketa itu terdapat dua tergugat Nurdin Nurlette dan Nurdin Fatah. Keduanya dikethuai melakukan transaksi jual beli di bawah tangan yang kemudian ditetapkan tidak sah.

Proses ekseskusi sempat tertahan beberapa jam akibat perdebatan dengan warga. Eksekusi yang dijadwalkan siang tadi pun batal dilakukan setelah satu unit eskavator macet. Alat berat itu rusak dan tidak dapat digunakan untuk membongkar bangunan.

Dari pantauan wartawan hingga sore sekitar 18.00, eksekusi batal dilakukan dan diskors hingga Kamis pagi (18/7). (PRISKA BIRAHY)

BACA JUGA :  Pasukan Siaga Bencana Polda Maluku Evakuasi Pohon Tumbang

No More Posts Available.

No more pages to load.