Kapal Yang Dibajak di Aru Nyaris Tenggelam,  23 ABK Belum Diketahui Nasibnya

oleh
oleh
Tim Penyelamat Pos SAR Tual dengan menggunakan KN SAR Bharata diberangkatkan ke lokasi penyanderaan KM Mina Sejati di Laut Dobo, Kepulauan Aru, Maluku pada Senin (19/8/2019) dini hari. FOTO : BASARNAS AMBON

TERASMALUKU.COM ,-AMBON-Pengejaran terhadap kapal motor KM. Mina Sejati yang dibajak tiga orang anak buah kapal dilakuan Kapal Perang TNI AL  KRI TLD-521 di Laut Dobo Kepulauan Aru, Maluku.

BACA JUGA : BREAKING NEWS : KM. Mina Sejati Dibajak di Laut Kepulauan Aru, Dua Orang Tewas

Informasi terbaru, Minggu (18/8/2019) sore, KRI TLD-521 yang bertolak dari Lanal Dobo sudah berada sekitar lokasi, dan menunggu proses  penyergapan terhadap pelaku pembajakan yang berada di atas kapal.  Sementara itu kondisi KM. Mina Sejati sudah mulai tenggelam karena bocor.

“Perkembangan situasi terkini yang kami terima KRI TLD-521 sudah berada sekitar lokasi, dan siap proses penyergapan. Kondisi KM. Mina Sejati bocor, kamar mesin sudah tergenang air, buritan tenggelam namun masih bisa mengapun,” kata Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin kepada wartawan, Minggu (18/8/2019) malam.

Namun Muslimin tidak bisa memastikan penyebab kapal ikan itu bocor apakah sengaja dilakukan pembajak atau karena kondisi kapal rusak.

Muslimin mengatakan ABK kapal seluruhnya berjumlah  36 orang. Pembajakan kapal dilakukan tiga orang ABK. Pelaku pembajak menggunakan senjata tajam. Akibat pembajakan ini, 13 orang ABK menyelamatkan diri dengan melompat ke laut,  11 orang selamat, dan dua orang meninggal dunia. ABK yang selamat ditolong oleh KM. Marcel Jaya 56, KM. Gemilang Samudera dan KM. Surya Terbit.

“Identitas pembajak merupakan ABK KM. Mina Sejati sendiri, teridentifikasi berjumlah tiga  orang. Atas nama  Nurul Huda, masinis, Ferri Dwi Lesmana, dan Qersim Ibnu Malik,” kata Muslimin.

Ia megatakan informasi terbaru ini setelah komunikasi  via HP satelit yang berada di KM. Gemilang Samudera dengan Rinto pengurus kapal yang berada di Kota Dobo.

“Sementara yang bisa kami monitor 11 orang yang ada di KM. Gemilang, KM. Marcel dan KM. Surya. Untuk sisanya (23 orang ABK termasuk pembajak) belum bisa kami pastikan (kondisi mereka) karena ada di KM. Mina Sejati,” ungkap Muslimin. (ADI)

BACA JUGA :  LPJ Gubernur 2020 Diterima Delapan Fraksi DPRD Maluku

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.