Dukung Pengembangan Produk Pangan Lokal, Pemkot Ambon Bangun Rumah Kemasan

by
Walikota Ambon tegaskan tidak ada jual beli lapak. pedagang berhak tempati lapak pasar Gotong Royong gratis, (10/12). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM, AMBON,– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membangun rumah kemasan sebagai upaya penyiapan fasilitas pendukung pengembangan produk pangan lokal.

“Pembangunan rumah kemasan direalisasikan pada 2021 berlokasi di Negeri Passo, diperuntukan untuk mengurangi biaya produk kemasan pangan lokal,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Rabu (9/6/2021).

Menurut dia, rumah kemasan akan melayani kemasan produk pangan lokal yang ada di kota Ambon, sehingga produsen tidak perlu lagi mengirimkan produknya untuk dikemas di Makassar atau Surabaya.

Kunci produk pangan lokal ada pada kemasan, kemasan lokal sudah cukup bagus, tetapi untuk memenuhi kualitas ekspor, pada 2021 akan dibangun rumah kemasan di kawasan Passo

“Dengan demikian akan mengurangi biaya sehingga harga produksi bisa ditekan, dan bisa bersaing dengan produk lain,” ujarnya.

Dijelaskannya, rencana pembangunan rumah kemasan telah disetujui Menteri Perindustrian dan Perdagangan saat pertemuan di Jakarta pada beberapa waktu lalu.

“Menteri sudah setuju, nantinya akan dilengkapi lagi, sehingga rumah kemasan itu  dibangun pada 2021 , selanjutnya dilengkapi pada 29022,” ujar Richard.

Selain pembangunan rumah kemasan, dukungan pemerintah dengan melatih masyarakat dalam pengembangan produk berbasis pangan lokal, kerja sama Pemkot Ambon dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna (LP-TTG) Malindo.

LP- TTG Malindo, telah melaksanakan pelatihan bagi perwakilan BUMDes dan diharapkan menjadi embrio bagi pembentukan kelompok usaha di desa/negeri masing – masing.

Kegiatan pelatihan dibiayai oleh Dana Desa ini diharapkan dapat meningkatkan BUMDes sebagai induk pengembangan usaha industri pangan kering.

“Dengan produk berbasis bahan lokal seperti pisang, labu, singkong, terong, bahkan ikan, kurang lebih ada 360 jenis produk. Kita mendorong untuk menelorkan pengusaha khususnya di bidang makanan kering untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena potensinya  besar,” tandas Richard.

Pengembangan produk unggulan daerah berbasis sumber daya alam yang tersedia dengan memanfaatkan teknologi sederhana dan juga teknologi modern sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi rakyat.

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut/Antara
Editor : Alex Sariwating