RSUD Bula : Kondisi Membaik, WNA China Covid-19 Dipulangkan Dan Jalani Isoman

by
RSUD Bula Kabupaten SBT. FOTO: Baim R.

TERASMALUKU.COM,-BULA-Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, Ismail Suwakul mengatakan, Cao Changqin, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China positif Covid-19, sudah dipulangkan ke tempat dia tinggal. Yakni di Desa Administratif Kampung Gorom, Kecamatan Bula.

Cao menjalani isolasi mandiri (Isoman). Sebelumnya Cao menjalani perawatan di RSUD Bula setelah hasil swab antigen positif Covid-19, dua hari tiba dari negara asalnya China.

“Untuk WNA itu, dua hari lalu kondisinya sudah baik dan atas izin dari dokter penanggungjawab pasien, beliau (Cao) sudah diperbolehkan pulang dan jalani isolasi mandiri di tempat beliau bekerja,” kata Kabid Pelayanan RSUD Bula Ismail Suwakul, saat dikonfirmasi Terasmaluku.com Kamis, (15/7/2021).

Menurut Ismail, Cao pulang dan jalani isolasi mandiri, karena diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya. Kondisinya sudah membaik.

“Kondisinya sekarang sudah baik, perawatan selama tujuh hari itu kondisinya sudah bagus dan sudah diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawat dan bertanggungjawab,” ucap Ismail.

Ismail yang juga Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten SBT ini mengatakan Cao sudah diperbolehkan untuk pulang. Namun tetap menjalani karantina mandiri.

“Dia belum diperbolehkan untuk beraktifitas bebas, dia hanya tetap di lingkungannya sampai hasil PCR-nya keluar,” ucap Ismail.

Ismail bilang, pihak RSUD Bula hingga kini masih menunggu hasil swab PCR Cao dari Provinsi Maluku apakah negatif atau sebaliknya.

“Iya kita masih tunggu hasil PCRnya dari provinsi saja. Mungkin hasilnya masih sedikit lama, dikarenakan antrian uji sampel di Ambon, karena banyak dari daerah lain juga,” katanya.

Ismail berharap semoga tidak ada antrian panjang untuk pemeriksaan sampel PCR Cao di Ambon. Sehingga hasil PCR sudah bisa dikirimkan dari Provinsi Maluku.

“Tapi berdoa, satu dua hari lagi karena katong kirim sampel itu hari Minggu lalu. Mudah-mudahan dari hari Minggu, berarti hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis hari ini. Mudah-mudahan besok atau lusa, kalua seng (tidak) antrian panjang, sudah ada hasilnya,” harapnya.

Setelah diterima hasil PCRnya kata Ismail, mungkin Dinas Kesehatan SBT melakukan koordinasi dengan Tim Satuan Gugus (Satgas) Covid-19, agar menyampaikan ke publik.

“Tapi nanti kalau sudah keluar itu, nanti dikirim ke Dinas Kesehatan, dan nanti pimpinan Dinkes koordinasikan ke Tim Satuan Gugus Covid-19 untuk disampaikan ke publik. Nantinya bisa melalui konferensi pers atau apa,” jelasnya. (Sofyan).