Delapan Rumah Rusak Berat Akibat Banjir dan Longsor di Leihitu-Leihitu Barat

by
Rumah warga di bantaran Sungai Wai Ela, Negeri Lima rusak berat akibat sungai tersebut meluap saat hujan deras veverapa waktu lalu. Foto : BPBD Malteng

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Delapan rumah warga di kawasan Leihitu dan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon rusak berat akibat banjir dan longsor.

Ini berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Meluku Tengah di dua kecamatan tersebut pasca dilanda banjir dan longsor 12 Juli 2021 lalu saat hujan deras guyur Pulau Ambon.

Kepala Sub Bagian Kedaruratan BPBD Maluku Tengah, Umar Sopalatu menjelaskan, selain delapan rumah warga rusak berat ini masing-masing di Negeri Lima Kecamatan Leihitu satu, enam rumah warga di Larike dan satu rumah warga di Wakasihu, Kecamatan Leihitu Barat.

rumah warga di Larikerusak akibat banjir dan longsor. Foto : BPBD Malteng

Selain rusak berat, ada juga rumah warga yang rusak ringan, dengan rincian di Negeri Lima 19 rumah warga terendam banjir, Larike 3 rumah dan wakasihu 2 rumah warga rusak ringan.

“Negeri Lima satu rumah warga di bantaran sungai Wai Ela rusak berat, sedangkan 19 rumah terendam air. itu untuk Kecamatan Leihitu. Sedangkan untuk Kecamatan Leihitu Barat di Larike 9 rumah warga rusak, 6 rusak berat dan rusak ringan 3 dan di Wakasihu rusak berat 1 dan rusak ringan 2. Di Alang jembatan yang terputus,”terangnya saat dikonfirmasi Sabtu (24/7/2021) via seluler.

Untuk penanganan selanjutnya kata Umar, kerusakan rumah warga ini akan ditangani oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Malteng.

“Untuk penanganan, kita sudah turun (verifikasi) bersama-sama dengan Dinas PUPR dan Dinas perumahan rakyat Kabupaten Malteng, nanti itu akan ditangani lebih lanjut oleh Dinas perumahan. Hasil koordinasi sementara seperti itu, nanti kita koordinasi lagi,”tandasnya. (Ruzady)