DKP Maluku Inisiasi Penambahan Lagi Lima KKP di Maluku

by
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku menginisiasi penambahan lagi Kawasan Konservasi Peraiaran (KKP) baru di Maluku.

Lima kawasan konservasi baru tersebut telah diusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk diproses penetapannya.

BACA JUGA : Status Darurat Bencana Empat Daerah di Maluku Ini Diperpanjang

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris menjelaskan, lima kawasan koservasi baru yang diinisisasi oleh pihaknya ini diantaranya Pulau Buru, Gugus Pulau 11 di Kepulauan Babar, dan Gugus Pulau 12 di Pulau-Pulau Terselatan.

Pulau Buru. Foto : tangkapan layar dari google maps

Yang mana penetapan lima kawasan konservasi baru ini lanjut dia sementara disproses untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Jadi saat ini tersisa lima KKP, kita akan proses untuk mendapat SK Menteri Kelautan dan Perikanan,”terangnya Minggu (25/7/2021).

Di Maluku sendiri kata Haris, telah miliki sejumlah Kawasan Konservasi Perairan atau KKP seperti KKP Kepulauan Lease, KKP Ay dan Run di Banda dan KKP Seram Utara Barat di Kabupaten Maluku Tengah serta KKP Pulau Buano di Seram Bagian Barat (SBB) yang baru resmi ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 21 Juli 2021.

“Empat KKP baru ini, untuk KKP Lease SK nomor 47 tahun 2021, KKP Ay dan Run di Banda SK nomor 48 tahun 2021, KKP Pulau Buano SBB SK nomor 49 tahun 2021, dan KKP Seram Utara Barat tertuang dalam SK nomor 50,”terangnya.

BACA JUGA : KKP Tambah Lagi Kawasan Konservasi Perairan di Maluku, Ini Lokasinya

Selain empat KKP yang baru diresmikan itu, di Maluku juga ada dua Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) yang lebih dahulu ditetapjan yakni KKP3K Perairan Kei Kecil Barat di Maluku Tenggara dan Kon di Seram Timur disamping Suaka Alam Perairan Aru Tenggara dan Taman Wisata Perairan Laut Banda yang juga sudah dietapkan sebagai kawasan konservasi. (Ruzady)