Berkat Transformasi Berkelanjutan, Kinerja Keuangan PLN Tetap Positif Saat Pandemi

by
Komplek PLTGU Muara Karang‎ sebesar 1.600 Mega Watt (MW). Terdiri dari 11 generator dengan kapasitas pembangkit PLTGU 2x200 MW, PLTGU 500 MW dan‎ PLTGU 700 MW yang merupakan salah satu tulang punggung kelistrikan Jakarta. FOTO : PLN

JAKARTA– Di tengah tekanan pandemi Covid-19, PLN berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp6,6 triliun hingga semester I 2021.

Agung Murdifi, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN mengatakan, berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasi PLN semester I 2021 (unaudited) yang diterbitkan pada Rabu, tanggal 28 Juli 2021, pencapaian laba perusahaan ditopang kenaikan penjualan tenaga listrik serta efisiensi berkelanjutan melalui sejumlah program transformasi.

“Di tengah dampak pandemi Covid-19 yang belum membaik dan adanya pembatasan kegiatan masyarakat, PLN mampu mencetak peningkatan penjualan tenaga listrik Rp140,5 triliun pada paruh pertama 2021, atau naik 3,7 persen dibandingkan capaian semester I 2020 sebesar Rp135,4 triliun,” kata Agung dalam siaran persnya, Jumat (30/7/2o21).

Peningkatan kinerja ini didorong adanya program intensifikasi dan ekstensifikasi penjualan. Sepanjang Januari hingga Juni 2021, PLN berhasil menambah 1,65 juta pelanggan baru.

Dari sisi Beban Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik, keberlanjutan program transformasi yang dijalankan PLN sejak awal 2020 telah mampu menopang efisiensi perusahaan.

“Tercatat realisasi BPP semester I 2021 Rp1.303 per kWh atau turun 4,7 persen atau setara dengan Rp65 per kWh dibandingkan semester I tahun 2020 sebesar Rp1.368 per kWh,” jelas Agung.

Agung menjelaskan, laporan Keuangan PT PLN (Persero) semester I-2021 selengkapnya dapat dilihat di www.pln.co.id, menu Hubungan Investor. (ADV)