Bupati Serahkan Hibah Tanah Pembangunan Lapas dan Kantor PN Dataran Hunimoa

by
Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas, menyerahkan sertifikat tanah kepada Kepala Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, Andi Nurka, Kamis (5/8/2021). FOTO : SOFYAN

TERASMALUKU.COM,-BULA-Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas, menyerahkan sertifikat tanah kepada Kepala Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, Andi Nurka.

Penyerahan ini untuk dapat dilakukan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III di Bula. Selain itu di waktu yang sama, Bupati Keliobas juga menyerahkan sertifikat tanah kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunimoa, Awal Darmawan Akhmad.

Bupati menandatangani naskah hibah tanah dan berita acara serah terima barang milik daerah, antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku dan PN Dataran Hunimoa, di Pandopo Bupati SBT, Kamis, (5/8/2021).

Bupati menyampaikan apresiasi atas perhatian serius dari Kemenkumham Provinsi Maluku dan PN Dataran Hunimoa, yang akan membangun Kantor Lapas Kelas III dan Kantor PN di Kota Bula.

Bupati berharap pembangunan tersebut dapat memberikan pelayanan publik yang baik.

“Ini merupakan bentuk perhatian Kemenkumham Provinsi Maluku dan Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa. Kami sangat bersedia menerima kehadiran Kantor Lapas dan Kantor Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa. Semoga bisa memberi pelayanan yang baik bagi masyarakat SBT,” kata Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Bupati mengatakan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun semangat kedua pihak ini tidak pernah dibatasi.  Untuk itu, Pemkab SBT sangat berterima atas niat baik ini.

“Kami atas nama Pemkab dan masyarakat SBT menyampaikan terimakasih Kepada kedua pihak,” ujar Bupati dua periode tersebut.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi Maluku Andi Nurka, dalam sambutannya meminta sekaligus memohon kesediaan Bupati Keliobas, agar bisa memberikan lahan sebagaimana dinginkan.

Ini agar pembangunan Lapas Kelas III Geser itu bisa direlokasi atau dibangun di Kota Bula.

“Kami sangat menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada bapak bupati atas perhatian dan sumbangsih dalam pembangunan ini. Setelah ini kami akan sampaikan ke pusat untuk segara ditindaklanjuti,” kata Andi.

Menurut Andi, setelah memperoleh hibah tanah tersebut, pihaknya akan menyampaikan ke pimpinananya agar dipercepat proses pembangunan di tahun depan. Pembangunan Lapas dianggarkan sekitar Rp 60 milyar.

“Lapas di Bula kalau dikerjakan itu, kurang lebih 60 milyar. Pembangunan akan bertahap. Tergantung kemampuan keuangan negara,” ungkap Andi.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa Awal Darmawan Akhmad. (Sofyan).