HMI Minta Penegak Hukum di Maluku Investigasi Proyek dari Anggaran Pinjaman PT. SMI

by
Ketua Badko HMI Maluku-Malut, Firdaus Arey. foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Maluku-Maluku Utara, Firdaus Arey meminta aparat penegak hukum di Maluku menginvestigasi realisasi dan pelaksanaan proyek-proyek yang sumber anggarannya dari pinjaman PT. SMI sebesar Rp. 700 miliar oleh Pemprov Maluku.

BACA JUGA : HMI Sebut Alokasi Pinjaman Rp. 700 Miliar Pemprov Maluku Tak Transparan

BACA JUGA : Tak Terima Dibilang Kaskadu, HMI Tuntut Gubernur Murad Minta Maaf

BACA JUGA : Beda Perlakukan Masyarakat dan Pejabat Terpapar, Badko HMI : Pemerintah Gagap Dalam Penanganan Covid-19

“Lewat kesempatan ini juga kami meminta agar penegak hukum dalam hal ini segera lakukan investigasi dalam hal realisasi dan pelaksanaan proyek-proyek yang sumber anggarannya dari pinjaman PT. SMI senilai 700 miliar,”kata Firdaus kepada wartawan usai aksi demo di pintu keluar halaman kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (9/8/2021) kemarin.

Bahkan disebutnya kuat dugaan laporan yang dibuat anak buah Gubernur Murad di intansi-instansi teknis terkait yang menangani proyek-proyek itu hanya asal-asalan atau disebutnya “laporan asal bapak senang”.

“Kami menduga ada indikasi kuat, Gubernur ini jangan sampai tidak tahu bahwa ada anak buahnya kepala dinas tertentu yang bidangi instansi teknis ini bikin laporan asal bapak senang saja. Ini masa resistense antara proyek dilaksanakan, proyek-proyek yang dibangun dengan dana PEN sudah rusak, misalnya trotoar dan lain-lain,”tandasnya. (Ruzady)