Jubir Satgas : Maluku Masih Sangat Jauh dari Herd Immunity

by
Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Juru Bicara Satga Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung mengungkapkan Maluku masih sangat jauh dari terbentuknya kekebalan kelompak atau herd immunity.

Ini dikarenakan, hingga awal Agustus 2021 saja, capaian vaksinasi di Maluku baru mencapai 15 persen.

Berdasarkan data Satgas per 9 Agustus 2021, jumlah warga yang telah divaksin sebanyak 216.577 dosis pertama (15,28 persen) dan dosis kedua 97.306 (6,86 persen) dari total jumlah sasaran yang harus divaksinasi sebanyak 1.417.690.

dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

“Masih sangat jauh, karena capaian vaksinasi kita sekarang baru 15 persen, sedangkan untuk mencapai herd immunity itu 2/3 atau 70 sampai 80 persen komunitas tervaksin baru bisa terbentuk herd immunity, masih jauh,”ungkapnya saat diwawancarai Selasa (10/8/2021) di Ambon.

Apalagi capaian vaksinasi ini ditentukan berdasarkan capaian pada kabupaten/kota se-Maluku.

Dan dari 11 kabupaten/kota, Kota Ambon merupakan daerah yang paling bagus capaian vaksinasinya. Sedangkan capaian paling rendah itu ada di Kabupaten Maluku Tengah.

Kendala sehingga capaian vaksinasi di Maluku secara kumulatif ini masih sangat rendah kata Rerung, sesuai laporan dari kabupaten/kota se-Maluku, rentang kendali wilayah yang berupa kepulauan menjadi salah satu faktor penyebab lambatnya vaksinasi.

“Kalau kita konfirmasi ke kabupaten/kota itu apa masalahnya ya mereka bilang pertama daerah kepulauan sehingga kesulitan, pernyataan lain masyarakat ada ragu-ragu disamping juga ada yang bilang masyarakat antusias (divaksin). Itu jawaban mereka kendalanya”bebernya.

Sehingga yang harus dikejar adalah pelaksanaan vaksinasi di kabupaten/kota.