Oknum Anggota Polri di Polres Buru Ini Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

by
Foto : Humas Polres Pulau Buru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Fauzi Reza Rabul, oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Pulau Buru berpangkat Brigpol diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH), Kamis (19/8/2021).

Upacara PTDH dilangsungkan di Lapangan Upacara Polres Buru di Kota Namlea, Kabupaten Buru Kamis pagi dipimpin langsung Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja.

Fauzi merupakan Bintara Sat Shabara Polres Pulau Buru NRP 85070710. Ia di PTDH berdasarkan keputusan Kepala Kepolisian Daerah Maluku Nomor : KEP/224/VI/2021, tanggal 28 Juli 2021 tentang pemberhentian Tidak Dengan Hormat Dari Dinas Polri .

Fauzi di-PTDH karena telah meninggalkan tugas selama 107 hari kerja.

“Perbuatan yang dilakukan telah melakukan tindakan disersi yakni meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut dengan wujud perbuatan meninggalkan tugas sebanyak 107 hari kerja secara berturut-turut terhitung mulai tanggal 26 Agustus 2019 s/d tanggal 24 Januari 2021,”terang Kapolres Buru melalui Paur Humas Polres Buru, Aipda M.Y.S. Jamaludin saat dikonfirmasi terasmaluku.com, Kamis malam via seluler.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja. Foto : Humas Polres Pulau Buru

Dalam arahannya dihadapan jajaran Polres Buru saat upacara PTDH, Kapolres sangat menyayangkan dengan adanya sanksi pemberhentian tidak dengan hormat ini.

Namun peraturan dan hukum yang berlaku harus dijunjung tinggi, yang bersalah dan yang melanggar patut mendapatkan hukuman yang setimpal karena organisasi Polri akan senantiasa mendapat sorotan dari masyarakat terkait tugas-tugas pokok yang bersinggungan langsung dengan aspek sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“Ini dan salah satunya adalah anggota Polres Pulau Buru yang telah terbukti melakukan tindakan yang melanggar peraturan kode etik profesi Polri untuk itu sebagai kita ketahui bersama bahwa penerbitan keputusan pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas kor ini telah melalui mekanisme yang panjang sesuai dengan prosedur yang akuntabel dan selaras dengan hasil sidang komisi kode etik profesi Polri berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri,”tegasnya.

Oleh sebab itu, Kapolres mengingatkan kepada seluruh personil agar selalu dapat menjaga etika moral dan perbuatan baik di lingkungan tempat tinggal maupun dalam saat melaksanakan tugas sehari-hari untuk menjaga etika moral dan perbuatan agar tetap berjalan sesuai dengan norma dan jalur yang telah digariskan. (Ruzady)