DPRD SBT Akan Bentuk Pansus Telusuri Dana Karang Taruna

by
DPRD SBT menggelar rapat komisi gabungan, Kamis (19/8/2021). FOTO : SOFYAN

TERASMALUKU.COM,-BULA-DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri dana Karang Taruna di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga SBT.

Pertanyaan ini disampaikan sejumlah pimpinan fraksi dalam rapat komisi gabungan dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemkab) Kamis (19/8/2021).

Wakil Ketua DPRD SBT, Agil Rumakat

Menggapai masukan yang disampaikan itu, Wakil Ketua DPRD SBT, Agil Rumakat kepada wartawan mengatakan, dinamika rapat menginginkan pembentukan Pansus. Namun Agil yang jadi pimpinan sidang rapat komisi gabungan mengatakan, mekanisme pembentukan Pansus harus mengikuti tata caranya.

“Dinamika rapat menginginkan untuk pembentukan Pansus menelusuri dana karang taruna. Mekanisme pembentukan Pansus ada tata caranya. Prinsipnya Pansus itu dibentuk melalui Paripurna,” kata Agil Rumakat.

Agil bilang, Pansus untuk mencari kejelasan anggaran Karang Taruna yang akhir-akhir ini jadi perbincangan panas di kalangan pemuda dan masyarakat SBT.

Karena itu melalui meja pimpinan rapat kata Agil, DPRD meminta Sekretaris Daerah, segara memasukan dokumen APBD tahun anggaran 2020 dan 2021 serta Peraturan Bupati (Perbub) tentang penjabaran APBD 2021.

“Andaikan jika informasi itu benar maka bisa terlihat dalam APBD. Dan andaikan terbaca di APBD, maka Pansus itu wajib untuk dilakukan. Karena DPRD bersikap sesuai dokumen yang jelas,” ucap Agil.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD, M. Umar Gassam mengatakan, jika ada temuan pengelolaan keuangan daerah dan negara keluar dari mekanisme maka DPRD secara kelembagaan harus bersikap.

Yang dipertanyakan DPRD adalah dana Karang Taruna Rp 2. 950.000.000 di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga SBT.

Padahal menurut Gassam yang juga tim anggaran DPRD, pada pembahasan tidak ada dana Karang Taruna.

“Jika itu benar, maka ada konsekuensi hukum yang timbul akibat keteledoran ini. Karang Taruna setahu saya, dalam pembahasan tahap satu, dua dan tiga itu tidak ada dalam batang tubuh APBD,” kata Gassam. (Sofyan)