Petaka Yang Menimpa Firman, Korban Yang Dibuang ke Bawah JMP Berawal dari Kejadian Ini

by
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugaraha (tengah) menunjukan barang bukti pakaian yang dikenakan kedua tersangka. Foto : Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Petaka yang menimpa korban Firman Ali alias La Tolle (20) sehingga dianiaya dan dibuang dari Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon oleh tersangka AP (19) dan RBR (16) berawal dari kejadian ini.

BACA JUGA : Tukang Ojek Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah JMP Ambon

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang menjelaskan, saat korban dan tiga rekannya minum minuman keras di kamar Hotel Sahabat yang terletak di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Rabu malam sempat terjadi cekcok antara korban dan tersangka AP.

BACA JUGA : Konsumsi Miras Sebelum Ditemukan Tewas di Bawah JMP, Sang Ibu Sempat Larang Korban

Penyebab cekcok ini lantaran tersangka A tersinggung dengan teguran korban yang menyebut tersangka AP seperti orang kampungan karena kerap memainkan saklar lampu di kamar hotel tersebut.

Tersangka inisial A (21) saat digiring ke Rutan Polresta Ambon, Jumat (20/8/2021). Ia jadi dalang dari perbuatan keji buang korban dari JMP Ambon. Foto : terasmaluku.com

“Penyebab cekcok salah satu tersangka mainkan saklar lampu lalu ditegur korban seperti orang kampung saja tidak pernah tinggal di hotel, main-main saklar lampu, itulah hal terjadi percekcokan,”ungkap Kapolresta Leo saat berikan keterangan pers di Mapolresta Ambon, Jumat (20/8/2021).

Selain itu juga, saat tengah minum miras, korban juga beberapa menolak dan itu juga jadi salah satu penyebab cekcok antar keduanya.