Anggota DPRD SBT Minta Evaluasi Pimpinan OPD Yang Lambat Pelayanan Publik

by
DPRD Kabupaten SBT menggelar rapat komisi gabungan bersama Pemkab SBT, Kamis (19/8/2021). FOTO : SOFYAN

TERASMALUKU.COM,-BULA-Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meminta Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas, penjabat Sekda SBT Jafar Kwairumaratu mengevaluasi kinerja pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lambat dalam memberikan pelayanan publik, baik kepada wakil rakyat dan warga SBT.

Permintaan itu disampaikan sejumlah wakil rakyat saat rapat kerja komisi gabungan bersama Sekda SBT dan sejumlah pimpinan OPD, terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, dan evaluasi penggunaan dana Covid-19 serta pelayanan pemerintahan di lingkup Pemkab SBT, Kamis (19/8/2021).

Anggota Komisi C DPRD Rudi Rumodar dalam kesempatan itu meminta agar Sekda segera melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap pimpinan OPD karena kinerjanya lambat dalam melakukan pelayanan publik.

Rudi mengatakan, setiap urusan masyarakat yang berkaitan dengan pemerintahan jangan dianggap enteng dan sepele. Bukan hanya masyarakat, tapi DPRD pun dilakukan demikian.

Rudi bilang, dirinya menemukan pelayanan buruk saat melakukan urusan pemerintahan di bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) SBT. Dia tidak mendapatkan pelayanan dari bendahara. Bahkan katanya, dirinya kembali diancam.

“Saya sebagai anggota DPRD merasa kesal sekali dengan sikap pelayanan di Kesra. Bendahara punya pelayanan kepada kita itu sangat buruk sekali. Bahwa beliau ancam saya, saya tidak mau berurusan dengan saudara, urusan terkait dengan pemerintahan dan saudara mau lapor saya dimana terserah,” kata Rudi menirukan ucapan Bendahara dalam rapat komisi itu.

Karen itu Rudi menginginkan, seluruh pelayanan pemerintahan di Kabupaten SBT tidak boleh menyulitkan masyarakat. Mereka harus melayani masyarakat dengan baik.

“Saya sebagai anggota DPRD saja dilakukan seperti itu apalagi masyarakat. Semestinya pak Sekda, bendahara itu harus dipanggil dan diberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

BACA SELANJUTNYA