Penjabat Negeri Rumfakar di SBT Ingatkan Warganya Dalam Bermedsos

by
Penjabat Negeri Administratif Rumfakar, Mustafa Kella (Kanan). Mendampingi sejumlah narasumber di kegiatan "Bacarita Kampung" Kamis, (26/8/2021). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-BULA-Penjabat Negeri Administratif Rumfakar, Kecamatan Kiandarat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Mustafa Kella, mengingatkan pemuda pelajaran dan masyarakat setempat agar menggunakan media sosial (Medsos) dengan bijak dan benar.

Pesan itu disampaikan Mustafa Kella dalam kegiatan “Bacarita Kampung” yang digelar Walang Baca Rumus Desa Rumfakar, bertemakan, pemanfaatan media sosial bagi kalangan pemuda dan pelajar pada Kamis (26/8/2021).

Saat dikonfirmasi Teresmaluku.com, Mustafa Kella mengatakan, apa yang disampaikannya sebagai langkah untuk membekali generasi muda dan masyarakat di Negeri Administratif Rumfakar. Agar warganya mengetahui betul dampak baik buruknya penggunaan Medsos.

Sehingga kedepannya kata Mustafa, masyarakat dapat memanfaatkan Medsos dengan benar. Karena bila tidak menggunakan Medsos secara benar bisa terjerat Undang-Undang ITE.

“Maka untuk menghindari generasi muda dari dampak buruk media sosial, dalam hal ini pemuda dan pelajar serta masyarakat di desa setempat, maka perlu dilakukan kegiatan serupa. Itulah tujuan utama kegiatan “Bacarita Kampung” tersebut,” tutur Mustafa kepada Terasmaluku.com, Jumat, (27/8/2021).

Bagi Mustafa, generasi muda setempat bisa memanfaatkan Medsos pada posisinya. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Mengingat ada situs yang tidak harus dilihat pada usia muda. Karena itu, generasi muda diberikan pemahaman.

Apalagi katanya, dalam menyambut 151 tower jaringan 4G dari Kementerian Kominfo yang akan tersebar di desa. Maka itu merupakan pelayanan internet di desa semakin pesat.  Sehingga desa bekerjasama dengan Walang Baca Rumus untuk menggelar kegiatan tersebut sebagai langkah awal.

Beta fokus di bidang satu ini, komunikasi informatika dan media sosial. Karena Beta tahu pasti ada dampaknya. Makanya anak-anak muda di desa, harus diberikan pemahaman luas soal penggunaan media sosial di kehidupan sehari-hari,” kata Mustafa Kella.

Narasumber yang diundang untuk memberikan pemahaman soal perkembangan teknologi dan dampak Medsos dari Dinas  Kominfo yang dihadiri Kabid Media dan Informasi, S. Resti Mutia.

Kepala Sekolah SMA Negeri 9 SBT Abdul Wahid Rumbouw, PWI SBT yang diwakili Oleh Ferdi Suwakul dan Fasilitator Irwansyah TP-BIS, dan diskusi ini dipandu langsung oleh M. Isah Rumbory. (Sofyan)