BMKG: Hasil analisis Gelombang Tropis Terpantau Aktif di Wilayah Provinsi Maluku

by

TERASMALUKU.COM, AMBON,- Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, menyatakan bahwa gelombang tropis terpantau aktif di wilayah Provinsi Maluku.

“Gelombang tropis terpantau aktif di wilayah Maluku khususnya ‘rossby’ dan ‘low frequency’,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Kamari di Ambon, Rabu (8/9/2021).

Dampaknya, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir dan angin kencang sesaat, berpotensi terjadi di lima wilayah Provinsi Maluku.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di kota Ambon, kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), dan Maluku Tengah,” katanya.

Maden Julian Oscillation (MJO) diprediksikan akan akan memasuki fase 4 dan 5 pada tiga hari ke depan. Selain itu timur tenggara masih dominan di wilayah Maluku.

Pada lapisan 850 hPa kelembaban udara cukup tinggi berkisar antara 70 –100 persen

Selain itu kondisi suhu permukaan laut cenderung menghangat, khususnya di Laut Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Kei dan Aru (1,5 – 3,5derajat C), yang mendukung tersedianya suplai uap air untuk pertumbuham awan- awan hujan.

Indeks osilasi Selatan bernilai positif (>7) mengindikasikan adanya pergerakan suplai uap air dari Samudera Pasifik Timur ke Samudera Pasifik Barat, yang berpengaruh signifikan terhadap aktivasi potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada potensi cuaca bcuacayaitu hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, dan angin kencang.

“Cuaca buruk berdampak pada penurunan jarak pandang secara tiba-tiba serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang,” kata Kamari.

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut/Antara
Editor : Febrianto Budi Anggoro