Kajati Maluku Akhirnya Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Setda SBB

by
Kajati Maluku, Undang Mugopal saat diwawancarai, Kamis (16/9/2021) di Ambon. Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Undang Mugopal akhirnya buka suara seputar penyidikan kasus dugaan korupsi Anggaran Belanja Langsung pada Sekretariat Daerah Seram Bagian Barat (Setda SBB) Tahun 2016.

Sekedar tahu, pada Tahun 2016, Anggaran Belanja Langsung Setda SBB senilai Rp. 18 miliar.

Namun, kuat dugaan, nyaris setengah dari total anggaran tersebut dikorupsi alias tak bisa dipertanggungjawabkan.

Bahkan hasil hitung sementara yang dilakukan penyidik, ada sekitar Rp. 7 miliar dari total anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan peruntukannya sebagaimana yang disampaikan Rorogo Zega, pendahulu Mugopal selaku Kajati Maluku.

Penyidik dan Inspektorat Provinsi Maluku juga telah sama-sama turun langsung ke Piru, ibukota Kabupaten SBB lakukan klarifikasi awal Agustus lalu.

Kajati Maluku, Undang Mugopal yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus ini mengatakan sampai dengan pertengahan September ini, penyidik Korps Adhyaksa masih menunggu hasil audit nilai kerugian negara.

“Kasus di Setda SBB lagi dihitung kerugian negara, kita tinggal tunggu,”kata Kajati Undang Mugopal saat diwawancarai disela-sela kegiatan vaksinasi gratis bagi masyarakat di kawasan Kebun Cengkih, Kota Ambon, Kamis (16/9/2021) pagi.

Mantan Wakil Kejati Maluku ini pun memastikan, setelah nilai kerugian negara selesai diaudit, maka akan diumumkan. “Kalau sudah ada baru kita umumkan,”tandasnya. (Ruzady)