Jembatan Penghubung Ambruk Akibat Luapan Air Sungai di Kabupaten Buru, Akses Masyarakat Putus

by
Jembatan penghubung ambruk. Foto : Tangkapan layar

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Akibat luapan air sungai Waegeren saat hujan lebat hingga sebabkan banjir, jembatan penghubung Desa Waelana Lana dan Desa Persiapan Silewa, Kecamatan Finasela, Kabupaten Buru ambruk. Akses masyarakat pun terputus.

BACA JUGA : Banjir Landa Kabupaten Buru, Ratusan Rumah di Lima Desa Terendam Jembatan Penghubung Ambruk

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Buru, Konney H. Latupono mengatakan hingga saat ini akses masyarakat dari dan ke dua desa ini masih terputus.

Bahkan warga pun yang hendak menuju kota Namlea juga alami hal serupa.

“Sementara akses kesana (dua desa) maupun ke kota terputus, karena belum ada jembatan darurat, warga tidak bisa melintas,”kata Latupono saat dikonfirmasi terasmaluku.com, Jumat (17/9/2021).

Olehnya itu sambung dia, rencananya akan dibuatkan jembatan darurat.

“Sementara kita lagi rapat persiapan untuk pembangunan jembatan darurat,”tandasnya.

Selain itu kata dia, Pemda Kabupaten Buru melalui BPBD dan Dinas Sosialnya juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Bantuan tanggap darurat bencana yang diserahkan Kamis. Foto : Pusdalops BPBD Kabupaten Buru

“Dari Pemda itu melalui BPBD dan Dinsos berikan bantuan 1 ton beras, 150 mie instan sembilan terpal dan 25 selimut. Sudah disalurkan kemarin,”pungkasnya.

Untuk penanganan fisik dalam mencegah bencana alam banjir akibat luapan air sungai ini kata Latupono menambahkan harus dibuatkan tanggul penahan air dan normalisasi sungai. (Ruzady)