Bantah Vaksinator Puskesmas Namlea Mogok Kerja Karena Honor Belum Dibayar

by
Ilustrasi. foto : Merdeka.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ketua Tim Vaksinasi Fasilitas Pelayanan Puskesmas Namlea, Awi Kaplale bantah Timnya mogok kerja gara-gara honor atau insentif Vaksinator belum dibayarkan.

BACA JUGA : Sejak Februari, Honor Vaksinator di Kabupaten Buru Belum Dibayarkan

Hal ini disampaikan Kaplale saat dikonfirmasi terasmaluku.com, Sabtu (18/9/2021).

Dijelaskan Kaplale, tidak adanya pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Namlea, Kabupaten Buru sejak beberapa hari terakhir ini bukan karen mogok kerja, tetapi dikarenakan timnya perlu istirahat setelah sepekan sebelumnya full time dalam kegiatan vaksinasi massal bersama TNI Angakatan Laut.

Apalagi ada anggota tim yang sakit. “Bukan mogok, kita hanya sementara pending (istirahat) pelayanan selama satu dua hari atau satu minggu. Itu kesepakatan tim, kalau bisa istirahat satu minggu dulu, teman-teman juga ada yang capek, sakit, perlu istirahat. Karena kita saling integrasi, ada yang input (data), periksa, kalau satu sakit berarti ganggu pelayanan kan. Karena kita mau bikin sesuatu itu berdasarkan kesepakatan tim,”tuturnya menjawab saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (18/9/2021).

Maka dari itu kata Kaplale menegaskan, tidak adanya pelayanan vaksinasi di Puskesmas Namlea ini bukan karena persoalan honor yang belum dibayarkan.

“Memang honor belum dapat tapi kita tetap melakukan pelayanan karena kebutuhan masyarakat juga kan,”sambungnya.

Dipastikannya, pelayanan vaksinasi di Puskesmas Namlea ini akan dibuka lagi mulai Senin pekan depan.

“Saya juga sudah bicara dengan Tim, hari Senin buka pelayanan kepada masyarakat. Kita punya jadwal satu minggu tiga kali (vaksinasi),”tandasnya. (Ruzady)