Buka MTQ Kabupaten, Bupati Akerina : Ini Momentum Jadi Jembatan Rekonsiliasi Orang Bersaudara

by
Bupati SBB Timotius Akerina membuka MTQ Kabupaten SBB di Kecamatan Amalatu, Minggu (26/9/2021). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON–Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)-IX Tingkat Kabupaten yang berlangsung di Kecamatan Amalatu, Seram Bagian Barat (SBB) resmi dibuka, Minggu malam (26/9/2021) oleh Bupati SBB Timotius Akerina.

Hajatan akbar ini dihadiri berbagai stakeholder penting, dan disambut antusias masyarakat tiga negeri bertetangga, Latu, Hualoy dan Tomalehu.

Bupati Timotius Akerina memberikan sambutan pembukaan MTQ Kabupaten SBB

Bupati Kabupaten SBB, Timotius Akerina dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan MTQ-IX Tingkat Kabupaten, di Kecamatan Amalatu Tahun 2021, khususnya di tiga negeri orang basudara (bersaudara) ini, dapat menjadi jembatan rekonsiliasi dan pertalian sejati hidup orang basudara.

Dia mengatakan, MTQ sebuah wadah yang hadir untuk memancarkan nilai-nilai kasih sayang, kemanusiaan, kedamaian, persaudaraan, kebersamaan, keadilan, kejujuran serta ketulusan atau keikhlasan di dalam menjaga peradaban masyarakat.

“Semoga MTQ menjadi momentum terbaik untuk membangun rekonsiliasi dan pertalian sejati hidup orang basudara, khususnya di SBB. Mari katong (kita) jadikan MTQ di Latu, Hualoy dan Tomalehu ini sebagai momentum kebangkitan untuk masyarakat yang damai, maju dan sejahtera,” ajak Akerina.

Dalam catatan sejarah di Indonesia, kata Akerina, baru kali pertama pelaksanaan MTQ dilakuka pada tiga negeri secara bersamaan. Ini salah satu contoh terbaik bagi khalayak.

“Menurut beta, ini salah satu contoh terbaik bagi kehidupan orang basudara di Maluku, bahkan di Indonesia. Beta sangat bahagia melihat masyarakat dari tiga negeri mendukung acara ini. Beta juga terharu melihat keindahan yang luar biasa ini,” ujarnya.

Menurut dia, setiap khalayak di Kabupaten SBB patut bersyukur atas komitmen untuk menjaga dan mengembangkan harmoni dalam pertalian sejati hidup orang basudara, antar umat beragama, khususnya salam dan sarane, antar suku, kelompak, negeri, desa dan dusun.

BACA SELANJUTNYA