Dua Warga di Tanimbar Tewas Dibacok, Ini Kronologi Kejadianya

by
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dua orang warga Kecamatan Wer Maktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar tewas menggenaskan akibat dibacok MM (48), Rabu (13/10/2021).

Dua korban tewas ini masing-masing Elia Sairdekut (44) warga Desa Welutu dan Leo Besitimur (57) warga Desa Rumahsalut, Kecamatan Wer Maktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sementara pelaku berasal dari Desa Rumahsalut.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Romi Agusriansyah. FOTO : ANTARA

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Romi Agusriansyah mengungkapkan kejadian yang berujung tewasnya dua warga tersebut terjadi Rabu pagi sekitar pukul 08:00 WIT di pesisir Pantai Ngurangur, Petuanan desa Seira, Kecamatan Wer Maktian, lokasi pesisir dari lahan perkebunan.

Kronologi kejadiannya kata Kapolres menjelaskan, berawal dari pelaku bersama kedua korban serta seorang saksi berencana untuk pergi melihat rumput laut.

Tapi tiba-tiba pelaku mengambil parang dan menghampiri korban Elias dan membacok korban sebanyak dua kali pada bagian leher.

Melihat pelaku membacok rekan mereka, korban Leo dan satu rekannya lagi berusaha selamatkan diri. Namun dikejar pelaku yang berujung korban Leo juga dibacok pelaku.

“Awalnya yang dibacok itu korban atas nama Elias, kemudian pelaku mengejar korban kedua bersama seorang saksi dan membacok korban kedua atas nama Leo,”terangnya saat menjawab terasmaluku.com, Rabu malam via seluler.

Usai membacok kedua korban, pelaku bersembunyi di salah satu rumah warga.

Peristiwa pembunuhan sadis ini kemudian dilaporkan saksi selamat dari lokasi kejadian karena berhasil kabur dan melapor ke Polsek Wer Maktian. Pelaku pun berhasil diamankan sementara korban dievakuasi warga ke puskesmas

“Pelaku sudah diamankan di Polres, salah satu korban tewas saat itu juga di lokasi kejadian, sementara satu korban tewas setelah sempat dilarikan ke puskesmas,”sambung Kapolres.

Meski pelaku sudah diringkus, penyidik Polres Kepulauan Tanimbar belum ditetapkannya sebagai tersangka.

Dugaan sementara ada penyebab pelaku nekad menghabisi nyawa kedua korban kata Kapolres lebih lanjut, disinyalir karena ada perselisihan terkait lahan yang akan dibuka menjadi perkebunan.

“Itu masih dugaan sementara, kita masih dalami, pelaku juga masih dalam pemeriksaan, belum penetapan tersangka,”tandasnya. (Ruzady)