Anggota DPRD Maluku Minta Pemkab Malteng Perbaiki Sistem Layanan Administrasi Kependudukan

by
Ilustrasi perekaman data KTP pelajar tingkat SMA. (ANTARA/HO/21)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Legislator di DPRD Maluku meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah agar mempermudah sistem layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat yang berada di kecamatan terjauh dari Kota Masohi, ibu kota kabupaten tersebut.

“Misalnya saja selama ini masyarakat Malteng yang ada di kecamatan terjauh karena terpisah oleh lautan harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk mengurus KTP Elektronik,” kata anggota DPRD Maluku Halimun Saulatu di Ambon, Minggu (17/10/2021).

Pusat pemerintahan dan layanan administrasi di Maluku Tengah (Malteng) selama ini mayoritas terpusat di Kota Masohi, sedangkan kondisi geografis kabupaten tersebut cukup luas dan terdiri dari pulau-pulau.

Warga harus menempuh perjalanan jauh dari tempat tinggalnya seperti di Kecamatan Pulau Haruku, Pulau Saparua, Kecamatan Banda, atau bahkan dari Kecamatan Leihitu untuk pergi ke Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah. Kecamatan Leihitu bahkan lebih dekat dengan Kota Ambon karena masih satu pulau, sedangkan untuk ke Masohi perlu menyebrangi laut.

Menurut dia, di era digital seperti ini setidaknya pemerintah kabupaten lebih bersikap efisien dalam mempermudah layanan publik seperti pengurusan administrasi kependudukan.

“Minimal rentang kendali wilayah kepulauan seperti ini harusnya bisa diatas dengan mengalokasikan anggaran pengadaan alat perekaman E-KTP dan menyiapkan SDM untuk operatornya di setiap kantor-kantor kecamatan,” ujarnya.

Sehingga masyarakat tidak harus wajib berangkat ke Masohi untuk mengurus KTP Elekronik mereka dengan konsekwensi mengeluarkan biaya perjalanan dan penginapan yang lebih besar.

Belum lagi di masa pandemi COVID-19 yang kondisinya sewaktu-waktu diberlakukan PPKM, maka warga sangat kesulitan untuk melakukan perjalan guna pengurusan.

“Masyarakat sudah susah dan jangan lagi dipersulit tetapi haruslah membuat kebijakan yang lebih mempermudah pelayanan terhadap publik,” ucapnya.

Pewarta : Daniel Leonard/Antara
Editor : Febrianto Budi Anggoro