Maluku Menuju Zona Hijau, Satgas Ingatkan Ini

by
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung saat berikan keterangan pers di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (13/1/2021) sore terkait penundaan distribusi vaksin covid ke kabupaten/kota. FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Maluku kini menuju Zona Hijau Covid-19 jika dilihat dari perkembangan kasus hingga masuki 10 hari terakhir Oktober ini.

Per 21 Oktober, di Maluku hanya tersisa 23 pasien terpapar yang tersebar di 8 kabupaten/kota, namun dari jumlah itu hanya satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit yakni di Ambon.

Sementara di 8 kabupaten/kota itu, pasien terpapar tak lebih dari 10 orang dan ada empat kabupaten yang justru nihil pasien terpapar seperti Buru Selatan, Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Infografis Kasus Covid-19 di Maluku per 21 Oktober 2021. Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

Atas hal ini, Satgas Covid-19 Provinsi Maluku yakin Zona Hijau bakal segera disandang Maluku yang kini masih nagkring di Zona Kuning.

Tetapi, Satgas meminta semua pihak tidak takabbur dan lengah, namun tetap patuhi protokol kesehatan.

“Pastinya, kita memang berharap-harap Maluku secepatnya masuk Zona Hijau. Karena pemberlakukan Zona Hijau dengan levelnya itu akan sangat membantu kita bergerak, tapi satu sisi tetap patuhi protokol kesehatan,”kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung, Jumat (22/10/2021) saat diwawancarai terasmaluku.com.

Di lain sisi kata Rerung yang juga Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Provinsi Maluku ini, ini menujukkan Maluku mampu mengatasi penyebaran Covid-19 yang didukung ketaatan masyarakat, langkah-langkah Satgas maupun vaksinasi Covid-19 yang juga bermanfaat.

Sehingga herd immunity bisa terbentuk dan menekan penyebaran virus mematikan ini. “Jadi memang ada korelasinya,”sambungnya.

Vaksinasi Covid-19 di Ambon, Kamis (21/10/2021). Foto : Humas Polda Maluku

Meski begitu, masih ada catatan yang perlu diperhatikan juga terkait vaksinasi ini, yaitu terus digenjot agar capaian vaksinasi kabupaten/kota bisa ikuti jejak Kota Ambon yang sudah capai 74 persen atau 2/3 populasinya sudah divaksinasi.

Terlebih lagi untuk Maluku Tengah yang capaian vaksinasinya baru mencapai 8 persen dari jumlah target.

“Kita memang tidak henti-hentinya mengingatkan meskipun kabupaten/kota ada keluhan sini sana, terutama keluhan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah, mereka agak kesulitan disitu dan kita tetap komunikasi dengan teman-teman di kabupaten/kota dan kita kasi dorongan,”tandasnya. (Ruzady)