Kadis Perhubungan Jelaskan Kabar Ambon New Port Dipindahkan

by
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat. FOTO: TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Beredar kabar ada wacana dari Pemerintah untuk memindahkan lokasi pembangunan Ambon New Port dari Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon ke Pulau Seram atau juga Maluku Tenggara.

Terkait kebenaran informasi ini, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat memastikan Ambon New Port yang merupakan fasilitas pelabuhan terpadu dan terintegrasi dalam mendukung Lumbung Ikan Nasional (LIN) Maluku ini tetap dibangun di Pulau Ambon, tepatnya kawasan Desa Waai pada lahan seluas 200 hektar.

“Tidak, itu tidak benar, masih sesuai rencana awal di Waai,”kata Malawat saat diwawancarai terasmaluku.com, Senin (25/10/2021).

Bahkan kata dia, Selasa (26/10/2021), uji publik alias tatap muka langsung dengan warga di kawasan yang bakal dibangun Ambon New Port ini akan dilakukan.

Uji Publik ini dimaksudkan untuk mengklarifikasi kembali data warga pemilik lahan hasil pendataan awal yang sudah dilakukan oleh Tim Persiapan Pembebasan Lahan.

BACA JUGA : Data Awal Jumlah KK Terdampak Ambon New Port, Harga Tanah Simak Penjelasan BPN Ini

“Jadi masih sesuai rencana, besok (Selasa) kita ada Uji Publik, tiga hari, 26 Oktober di Dusun Ujung Batu, 27 Oktober di Batu Naga dan 28 Oktober di Waai,”ungkapnya.

Apalagi rencananya, Ambon New Port yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Nomor 71 ini direncanakan akan digrounbreaking atau peletakan batu pertama pembangunannya pada Desember 2021. “November ada tim dari Kementerian yang datang lagi untuk cek kesiapan Groundbreaking,”sambungnya lagi.

Menyinggung ada juga informasi yang menyebutkan Pemerintah Pusat (Pempus) belum memiliki anggaran untuk bangun proyek Ambon New Port ini, Malawat mengatakan itu tidak benar.

“Bukan anggaran tidak ada, mekanisme pembiayaannya yang dirubah sesuai arahan Pak Presiden. Untuk pengadaan lahan itu pakai APBN sedangkan pembangunan infrastrukturnya itu pakai skema KPBU atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha,”terangnya.

Maka dari itu lanjut Malawat lagi, sejauh ini Ambon New Port masih sesuai rencana yang sudah ditetapkan pemerintah. (Ruzady)