Kejari Ambon Kebut Usut Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Ambon, Eks Sekwan Mangkir

by
Gedung DPRD Kota Ambon di kawasan Belakang Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon. FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim Penyelidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Ambon kebut pemeriksaan saksi-saksi dalam mengusut dugaan korupsi anggaran DPRD Kota Ambon Tahun 2020 senilai Rp. 5,3 miliar berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku.

Setelah pekan kemarin sembilan orang saksi digarap, Senin (22/11/2021) giliran empat saksi lagi yang jalani pemeriksaan oleh di kantor Kejari Ambon yang terletak di kawasan Belakang Soya, Kota Ambon.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Ambon, Sekwan Hingga Bendahara Diperiksa Jaksa

BACA JUGA : Dugaan Korupsi di DPRD Ambon, Giliran Empat PPK Diperiksa Jaksa

Sementara satu orang saksi yakni mantan Sekretaris Dewan DPRD Kota Ambon, ES mangkir dari panggilan jaksa.

Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua mengatakan, empat orang saksi yang digarap jaksa Tim Penyelidik masing-masingĀ  JT selaku Kasubag Keuangan Sekretariat Dewan Kota Ambon, CP selaku PPTK Kegiatan Perda Makan Minum, EL selaku PPK Kegiatan Perjalanan Dinas dan HT selaku Staf Bagian Keuangan Setwan Kota Ambon.

Kepala Seksi Bidang Intelijen Kejari Ambon, Djino Talakua

“Keempat saksi diperiksa sejak Senin pagi pukul 09:30 WIt dan berakhir Senin malam pukul 19:00 WIT,”tuturnya.

Para saksi ini dicecar jaksa penyelidik dengan 30 pertanyaan selama jalani pemeriksaan.

Sementara menyinggung eks Sekwan yang mangkir untuk diperiksa Senin tadi, Djino mengatakan akan dipanggil lagi untuk diperiksa.

“ES (mantan Sekwan) akan dipanggil lagi (untuk diperiksa) Kamis (25 November),”tandasnya.

Dari catatan terasmaluku.com, hingga Senin, tercatat sudah 13 orang saksi dari Sekretariat DPRD Kota Ambon yang digarap Tim Penyelidik Kejari Ambon dalam mengusut kasus dugaan korupsi berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku ini yakni Sekwan DPRD Kota Ambon, Steven Dominggus, Kepala Bagian Pengawasan Penganggaran, JP, Kepala Bagian Tata Usaha (TU), MP, Kepala Bagian Legislasi LS dan Bendahara, SS pada Kamis 19 November.

Selanjutnya pada Jumat 20 November 2021, giliran saksi FN selaku PPK Belanja Biaya Rumah Tangga, FT selaku PPK Belanja Peralatan Kebersihan dan Bahan Pembersih, HM selaku PPK Belanja Alat Listrik dan Elektronik serta LN selaku PPK Pembahasan Anggaran yang digarap Jaksa Penyelidik. (Ruzady)