Maluku Sisakan 3 Kasus Aktif, Satgas Ingatkan Hal Ini

by
Infografis kasus Covid-19 PProvinsi Maluku per Selasa (23/11/2021). Foto : Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hingga Selasa (23/11/2021) di Maluku hanya sisakan 3 kasus Covid aktif alias pasien Covid-19 dalam perawatan.

Tiga kasus aktif ini masing-masing di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 1 dan Kepulauan Tanimbar 2 kasus. Sedangkan sembilan kabupaten/kota lainnya bersih dari kasus aktif.

Atas hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku melalui Juru Bicaranya, dr. Adonia Rerung mengingatkan agar semua pihak jangan sampai lengah lagi sehingga berdampak pada peningkatan kasus.

Maka dari itu kata dia, protokol kesehatan masih tetap wajib diterapkan. “Protokol kesehatan tetap, jangan terlena dan terkecoh,”pesannya saat diwawancarai Selasa via seluler.

Di lain sisi, pengetatan pengawasan pada pintu-pintu masuk di Maluku juga sangat perlu.

                                              Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung. Foto : Terasmaluku.com

“Proteksi sangat penting sekali, terutama di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dalam hal diperiksa bukti-bukti syarat perjalanan, baik melalui kapal laut maupun pesawat, apalagi ini sejalan dengan pusat mau membatasi pada musim jelang Natal dan Tahun Baru dibatasi pergerakan karena sangat berpotensi penularannya supaya jangan ada kenaikan,”ingatnya.

Maka dari itu pergerakan arus masuk orang dari luar Maluku ke Maluku harus diperketat. “Karena membawa masuk dari luar itu yang paling sering terjadi,”sambungnya.

Menyinggung zonasi Maluku, kata Rerung menambahkan, masih di Zona Kuning meskipun saat ini Maluku hanya sisakan 3 kasus aktif di dua kabupaten.

“Seharusnya begitu, kita berharap masuk Zona Hijau, hanya kan salah satu penilaian untuk bisa dizona hijaukan itu adalah capaian vaksinasinya. Capaian vaksinasi kita itu baru 40 persen,”tandasnya. (Ruzady)