Pemkot Ambon Mulai Vaksinasi Door To Door Dari Poka

by
Petugas kesehatan melakukan vaksinasi kepada warga dari rumah ke rumah atau door to door di Desa Poka Kota Ambon, Selasa (23/11/2021). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memulai vaksinasi door to door atau rumah ke rumah kepada warga di Kota Ambon. Pelaksanaan vakasinasi tersebut dilakukan di Desa Poka, Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.

Penjabat Kepala Pemerintahan Desa Poka, Erick Van Room mengatakan, vaksinasi door to door sudah dilakukan oleh tim dari Puskesmas, perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Poka, sejak Selasa (23/11/2021). Target sasaran selama tiga yakni 150-200 orang untuk divaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi dari rumah ke rumah dimulai dengan turun langsung ke ke rumah warga untuk mendata terkait dengan warga yang belum vaksin dan meminta untuk dapat terlibat dalam program vaksinasi door to door,” kata Erick.

Erick mengatakan, setelah proses pendataan tersebut rampung, data tersebut kemudian diserahkan ke pihak Puskesmas untuk penjadwalan vaksinasi door to door bagi warga yang bersedia di vaksin di rumah.

“Jadi yang dilayani untuk vaksinasi khusus warga ber-KTP Ambon saja, sesuai dengan data yang terupdate data vaksinasi yang ada di Puskesmas Poka, Rumah Tiga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg Wendy Pelupessy menyatakan, vaksinasi door to door sepenuhnya merupakan inisiatif masing-masing Desa atau Negeri dan Kelurahan serta Puskesmas untuk menjemput bola vaksinasi Covid-19 di wilayahnya.

“Inisatif itu karena banyak masyarakat sudah bertanya-tanya dan bersedia divaksinasi di rumah, sehingga animo masyarakat harus direspon oleh Puskesmas dan Pemerintah Desa, Negeri serta Kelurahan, agar masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama,” ungka Wendy

Saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Ambon per Rabu 24 November 2021, untuk dosis pertama 229,807 jiwa atau 83,81 persen, dosis kedua 137.842 jiwa atau 50,27 persen.

Sedangkan untuk lansia dosis pertama, 15.131 atau 64,48 persen, dosis kedua 11.323 jiwa atau 46,00 persen. (ALFIAN SANUSI)