Sebut UMK Ambon 2022 Naik Terlalu Besar, Plt Kadisnakertrans Maluku Takutkan Hal Ini

by
Ilustrasi. Foto : suara.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kenaikan 3,22 persen Upah Minimum Kota (UMK) Ambon Tahun 2022 mendapat sorotan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku.

BACA JUGA : UMK Ambon Naik 3,22 Persen

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku, Endang Diponigoro menyebutkan, kenaikan UMK Ambon Tahun 2022 terbilang cukup besar.

Makanya Endang juga sempat menyoroti Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota yang dinilai kadang-kadang masih lari dari aturan.

Disnakertrans sendiri kata dia masih menunggu draft Upah Minimum Kabupaten/Kota.

BACA JUGA : KABAR BAIK ! UMP Maluku 2022 Alami Kenaikan

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku, Endang Diponigoro. Foto : Istimewa

“Kita masih menunggu mereka punya draft lagi, rata-rata kenaikan sama dengan kita Pemprov. Cuma dewan pengupahan masing-masing kabupaten/kota ini kadang-kadang mereka ada lari dari segi aturan. Seperti yang sudah naik di koran (pemberitaan) itu di Kota (Ambon) kenaikan (Upah Minimum) cukup besar,”tuturnya saat diwawancarai terasmaluku.com, Kamis (25/11/2021).

Karena menurutnya, sesuai draft Kementerian Tenaga Kerja untuk Maluku terkait Upah Minimum ini seharusnya tidak sebesar itu kenaikannya.

“Padahal draft dari Kemenaker untuk Maluku itu karena inflasinya tinggi dan perekonomian juga masih stabil jadi dia tidak terjadi kenaikan besar. Beda dengan Maluku Utara, dia punya inflasi tinggi tapi dia punya pertumbuhan ekonomi juga tinggi, jadi saingan sehingga kenaikan juga tinggi cukup besar,”sebutnya.

Ditakutkan Endang hal itu nantinya berujung sanksi teguran kepada Kepala Daerah. “Saya tidak mau nanti kita punya kepala daerah kena sanksi begitu, teguran,”tandasnya. (Ruzady)