Datangi DPRD SBT, Pedagang Sampaikan Tuntutannya

by
Perwakilan pedagang mendatangi DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di kawasan Desa Englas Kota Bula, Kamis (2/12/2021) sore. FOTO : Sofyan

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Perwakilan pedagang mendatangi DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di kawasan Desa Englas Kota Bula, Kamis (2/12/2021) sore.

Sebelumnya, Kamis pagi mereka berdemo di kawasan Pantai Roleks Kota Bula, Kabupaten SBT.

BACA : Ratusan Pedagang Pasar Rakyat Gumumae Bula Demo, Ini 6 Poin Tuntutannya Ke Pemda

Di Kantor DPRD, perwakilan pedagang meneruskan tuntutan meraka, dengan harapa wakil rakyat mengawal aspirasi pedagang.

Kehadiran pedangan dari Pasar Rakyat Gumumae Bula itu, disambut Ketua DPRD, Noaf Rumau, Wakil Ketua Ahmad Voth, Ketua Komisi A, Umar Gassam, Ketua Komisi C Abdullah Kelilauw dan sejumlah anggota DPRD lainnya.

Hadir juga dari unsur Pemkab, Sekda SBT Jafar Kwairumaratu, Plt Dinas lingkungan hidup, Kabag Hukum, Camat Bula.

Noaf Rumau memberikan kesempatan kepada perwakilan pedagang untuk membacakan tuntutan mereka.  Mewakili pedagang, Musa Rumalean langsung membacakan tuntutan mereka ke pimpinan dan anggota dewan.

Ini tuntutan pedagang yang disampaikan ke DPRD

1. Semua penjual sayur, ikan yang ada di sepanjang jalan mulai dari Wailola Kampung Gorom, Pasar Lama Timbul Tenggelam, sampai Pantai Roleks agar masuk kedalam pasar Rakyat Gumumae.

2. Semua penjual yang ada di areal jalan semua harus masuk kedalam areal Pasar Rakyat. 3. Semua los-los harus diaktifkan, apabila orang bersangkutan tidak ada yang masuk, maka digantikan orang lain.

3. Semua kendaraan roda empat haru masuk kedalam Terminal Gumumae.

4. Mobil Ambon, Masohi, Tutuk Tolu, lianfitu, air-nanang, Bula-sesar, harus masuk kedalam terminal Gumumae.

6. Pedagang meminta ke Bupati Abdul Mukti Keliobas untuk menggantikan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) SBT.

Atas tuntutan tersebut, Noaf mengatakan, DPRD mendorong agar di 2022, ada kebijakan anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan Pasar dan Terminal Gumumae.

Namun sejumlah aggota dewan sesali kinerja Kepala Dinas Koperasi Adam Rumbalifar dan Kepala Dinas Perhubungan Ramli Kilwarany. Karena setelah pasar dan terminal ini diresmikan Bupati Abdul Mukti Keliobas, tidak lagi mendapt perhatian serius dari dua dinas itu.

“Dari awal saya sudah sampaikan, jika kepala dinas yang tidak bekerja dengan iklas membantu Bupati dan Wakil Bupati, harus dievaluasi bila perlu digantiakan saja,” kata Hasan Day, saat memberikan masukan atas tuntutan pedagang itu.

Dia juga meminta agar ada perhatian serius Pemkab dan DPRD SBT atas pasar dan Terminal Gumumae. (Sofyan)