Kapal Mati Mesin, Ayah dan Anak Ini Terombang-ambing di Tengah Lautan Usai Bertolak dari Aru

by
Foto : Humas Basarnas Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Baharudin Ohoirenan (51) dan Jihad Ohoirenan (20) terombang-ambing di tengah lautan usai bertolak dari Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru menuju Tual.

Ayah dan anak ini sebelumnya bertolak dari Dobo pada Jumat 3 Desember menggunakan sebuah kapal kayu namun hingga Sabtu 4 Desember malam tak kunjung tiba di lokasi tujuan.

Keduanya sudah ditemukan pada hari Minggu (5/12/2021) dalam kondisi selamat setelah Tim Rescue Pos SAR Tual beserta Unsur Potensi SAR dikerahkan lakukan Ops SAR lakukan  pencarian setelah mendapatkan laporan dari Ketua DPRD Kota Tual.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari menjelaskan, kedua korban ini ditemukan terombang-ambing di perairan Maluku Tenggara tepatnya di Tanjung Tamedan, Minggu dini hari setelah satu hari terombang-ambing di lautan.

Lebih jauh dijelaskan, di tengah perjalanan mengarungi lautan menuju Tual pasca bertolak dari Dobo, kapal mati mesin.

Foto : Humas Basarnas Ambon

“Satu jam pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kapal kayu tersebut pada pukul 02:15 WIT sedang terombang-ambing di Perairan Tanjung Tamedan, Maluku Tenggara dengan kondisi kedua korban selamat,”sambungnya.

Pasca ditemukan, kedua korban di evakuasi menuju Kota Tual guna mendapat perawatan. “Pukul 04:30 WIT, Tim SAR Gabungan tiba dan sandar di Pelabuhan PSDKP Tual selanjutnya kedua korban diserahkan ke pihak keluarga,”tandasnya.

Dengan ditemukannya korban dengan keadaan selamat, maka Ops SAR resmi di tutup. (Ruzady)