Polda Maluku Kembali Pecat Empat Anggota Polisi, Narkoba Dan Disersi Penyebabnya

by
Upacara pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) seorang oknum anggota Polri di Polres Maluku Tengah Senin (6/12/2021). FOTO : Polda Maluku Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Markas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku kembali memecat secara tidak hormat empat anggota polisi yang bertugas di wilayah Polda Maluku. Pemecatan disebabkan karena anggota polisi tersebut melakukan disersi dan terlibat kasus narkotika.

Empat anggota yang dipecat secara tidak terhormat ini terhitung sejak 10 November 2021. Mereka adalah Brigpol Richard Toisuta, Briptu Muhamad Abas Titahelu, Bripka Irsal Attamimi, dan Aipda Siprianus Angwarmase.

Richard Toisuta dan Aipda Siprianus Angwarmase bertugas di Polres Maluku Barat Daya (MBD), Briptu Muhamad Abas Titahelu di Polres Maluku Tengah, dan Bripka Irsal Attamimi pada Biro Ops Polda Maluku.

Richard dan Abas dipecat karena melakukan disersi atau lari dari tugas. Sementara Irsal dan Siprianus terlibat narkotika, dan dihukum 2,7 tahun untuk Irsal dan Siprianus 2 tahun penjara.

“Kita kembali melakukan pemberhentian dengan tidak hormat kepada 4 anggota polisi yang bertugas di Polda Maluku,” kata Kabid Humas Polda Maluku Muhammad Roem Ohoirat kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/12/2021).

Pemberhentian tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolda Maluku nomor 339/ 11/ 2021/ tentang pemberhentian anggota Polri.

Dengan pemberhentian 4 anggota ini, kata Roem terhitung sejak Januari 2021 hingga November 2021 ini, sudah 33 anggota polisi yang bertugas di wilayah Polda Maluku dipecat.

“Kita sudah pecat 33 anggota polisi, ini kasus yang tertinggi bilang dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya 28 orang,” kata Roem.

Roem mengatakan pemecatan yang dilakukan ini bukan sebuah penghargaan melainkan penyesalan. Namun harus tetap dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada anggota polisi lainnya yang bekerja dengan baik.

“Untuk anggota polisi yang bekerja dengan baik kita tetap berikan penghargaan,” ujar Roem. (ALFIAN)