Buah Naga di Maluku Tengah Makin Produktif, PLN Melalui PIKK Hadirkan KruPIKK

by
Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi membantu hasil panen Petani Buah Naga dan memberdayakan UMKM dengan menghadirkan Krupuk Buah Naga PIKK (KruPIKK). FOTO : PLN

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Setelah berhasil melalui program Electrifying Agriculture dalam mendorong peningkatan produktivitas perkebunan Buah Naga di Desa Leawai, Kobisonta, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dengan hasil panen perkebunan buah naga yang terus meningkat, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi berinisiatif membantu hasil panen Petani Buah Naga dan memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar dengan menghadirkan Krupuk Buah Naga PIKK (KruPIKK).

Berangkat dari hasil panen buah naga yang melimpah namun belum diimbangi dengan peningkatan demand secara signifikan sehingga ada peluang sebagian buah menjadi busuk atau mempengaruhi harga jual, menjadikan PLN melalui PIKK PLN UP3 Masohi melihat peluang untuk menjadi tutor yang menghubungkan antara petani dan UMKM dalam peningkatan added value dari hasil panen buah naga itu sendiri.

“Setelah mendengar gagasan dan melihat packaging yang menarik dari PIKK UP3 Masohi, mendorong kami untuk membantu proses pemasaran produk ini,” tutur Ketua PIKK PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Yani Adams Yogasara, Selasa (7/12/2021).

Dirinya juga menambahkan bahwa pada proses pembuatan, mulai dari persiapan bahan dan pengolahan buah naga menjadi KruPIKK dilakukan oleh UMKM di bawah pengawasan dan binaan PIKK.

“Alat yang digunakan dalam pengolahan KruPIKK ini juga telah berbasis Electrifying Lifestyle yaitu dengan menggunakan slicer, kompor induksi, spinner & sealer. Setelah KruPIKK jadi, pengepakan dan pemasaran dibantu juga oleh kami dari PIKK PLN, ” tambahnya.

KruPIKK sendiri sebelumnya telah dipamerkan pada acara Electrifying Lifestyle Goes to Ambon pada 6 November lalu di Ambon.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad mengapresiasi kehadiran KruPIKK ini.

“Keinginan orang untuk mecoba, menjadi seratus persen. Saya salut. Saya sangat menganjurkan ini. Ini luar biasa” ujarnya.

Terpisah, pada acara Lomba Masak Dengan Kompor Induksi Serentak di Tiga Kabupaten pada tanggal 13 November lalu yang dihadiri oleh Wakil Ketua TP – PKK Kabupaten, Maluku Tengah, Joan Raturandang Leleury juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan melalui KruPIKK.

“Kreatif, inovatif, bisa memanfaatkan SDA yang ada. Packingannya pun sudah kreatif, sudah bisa dilempar ke pasaran sebagai salah satu alternatif oleh-oleh,” jelas Joan.

PLN melalui program Electrifying Agriculture terus berupaya untuk mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian dengan pemanfaatan energi listrik.

Melalui kehadiran KruPIKK ini, PLN bersama PIKK PLN juga turut berupaya untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil olahannya sehingga diharapkan dapat membantu peningkatan produktivitas dan perekonomian masyarakat tidak hanya melalui KruPIKK namun juga berbagai inovasi produk olahan lain bersama UMKM-UMKM ke depannya. (***)