Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Tukang Ojek di Ambon, Korban Alami Patah Tulang

oleh
Salfatoris Onyaresepan (52), korban tertimpa pohon tumbang di ruas JL. Diponigoro hingga sebabkan patah tulang tangan kiri saat jalani perawatan di rumah sakit. Foto : Humas Polresta Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seorang tukang ojek di Kota Ambon alami patah tulang akibat tertimpa pohon tumbang.

Insiden nahas ini menimpa korban bernama Salfatoris Onyaresepan (52) saat dirinya melintas di ruas JL. Diponigoro, Kota Ambon, Rabu (22/12/2021) petang saat angin kencang diserta hujan terjadi di Kota Ambon.

Pohon tumbang di ruas JL. Diponigoro, Ambon, Rabu 22/12/2021). Foto : Humas Polresta Ambon

“Sekitar pukul 18:00 WIT (Rabu) terjadi peristiwa pohon tumbang di depan Bank Danamon Jl. Diponegoro Kecamatan Sirimau, Kota Ambon menimpa seorang pengendara sepeda motor (tukang ojek) dan korban mengalami patah tulang pada tangan kiri,”kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease, Ipda Izack Leatemia Rabu.

Korban yang merupakan warga Desa Latta, Kecamatan Baguala itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk diberi perawatan medis.

15 menit berselang, Personil SPKT Polresta Ambon bersama Polsek Sirimau dan Piket Laka Lantas Polresta Ambon serta regu Damkar turun ke lokasi kejadian membantu membersihkan pohon yang sementara menutupi badan jalan raya.

Selain di JL. Diponigoro, pohon tumbang juga menimpa satu unit kios milik Jafarudin (43) di area Pelabuhan Galala, Rabu sore sekitar pukul 17:10 WIT.

Kios di Pelabuhan Galala, Ambon tertimpa pohon tumbang. Foto : Humas Polresta Ambon

Untungnya, sesaat sebelum pohon Sakura berukuran besar itu tumbang, pemilik kios sudah berada di luar kiosnya. “Saat terjadi tiupn angin kencang, pemilik kios langsung berlari keluar dari dalam kios dan pada saat sudah di luar kios tiba-tiba pohon tumbang timpa kios,”tandasnya.

Pohon tumbang ini juga jatuh menimpa kabel listrik, sehingga menyebabkan proses pembersihan tertunda karena menunggu petugas PLN. (Ruzady)

BACA JUGA :  Peluncuran Buku, Suara dari Para Penyintas ODHA

No More Posts Available.

No more pages to load.