Komisi VII DPR RI dan SKK Migas Pamalu Salurkan Bantuan Untuk Warga Kurang Mampu di Maluku

by
Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Barends saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Ambon, Rabu (22/12/2021). Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Komisi VII DPR RI dan SKK Migas Pamalu salurkan bantuan ribuan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Maluku.

Penyaluran ribuan paket sembako ini di mulai dari Kota Ambon pada Rabu (22/12/2021). Ada empat titik yang sudah disalurkan yakni di kawasan Karang Panjang, Kayu Putih, Benteng dan Kudamati dan akan dilanjutkan Kamis besok.

Staf Humas SKK Migas Pamalu, Dolmince Karsau menyerahkan paket sembako kepada Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Barends untuk selanjutnya salurkan kepada masyarakat penerima bantuan. Foto : Istimewa

Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Chriesty Barends mengatakan totalnya ada 2.000 paket sembako yang disalurkan untuk masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini sekaligus menjadi tali kasih jelang Natal dan Tahun Baru.

Ada tiga kabupaten/kota di Maluku yang jadi sasaran yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah tepatnya di Pulau Saparua dan di Seram Bagian Barat (SBB).

Untuk Kota Ambon kata legislator dari Dapil Maluku ini disalurkan 1.000 paket, sedangkan untuk Saparua, Kabupaten Malteng dan SBB masing-masing 500 paket.

“Kegiatan ini merupakan pembagian sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 dan untuk tahun ini dengan anggaran sebesar Rp. 200 Juta dipadankan dengan dana Swadaya yang kami bantu ke yayasan sehingga bisa mencover 2.000 masyarakat penerima bantuan yang memang kehidupan sehari-hari sangat terbatas,”kata Mercy disela-sela penyaluran bantuan paket sembako di kawasan Kudamati, Ambon, Rabu.

Bantuan lanjut politisi PDI-Perjuangan ini, sebagai bentuk kepedulian Komisi VII DPR RI dan SKK Migas sebagai mitra kerja dan kali ini menyasar masyarakat kurang mampu di wilayah-wilayah yang selama ini jarang tercover bantuan.

“Nanti pembagian selanjutnya di SBB ada kurang lebih ada di lima kecamatan, per kecematannya ada dua tiga titik sehingga kurang lebih 15 titik dan di Saparua kurang lebih delapan sampai 10 titik,”sambungnya.

Dia berharap bantuan di penghujung tahun ini menjadi tali kasih bisa memperkuat makna silaturahim kami dengan masyarakat kecil di Maluku khususnya wilayah-wilayah yang kita jadikan sasaran penerima bantuan.

“Bantuan ini juga tidak terbatas, ada juga untuk komunitas muslim nanti dan komunitas yang lain, kita bagi ke semua kalangan, semua golongan tidak membeda-bedakan,”sambungnya.

Melalui aksi sosial Komisi VII dan SKK Migas ini, Mercy juga berharap dapat mendorong orang-orang yang duduk di jabatan publis seperti dirinya bisa mengasah kepedulian sosial untuk berbagi dengan masyarakat di tengah-tengah pandemi covid.

Sementara Dolmince Karsau, Staf Humas SKK Migas Pamalu mengatakan, kolaborasi SKK Migas Pamalu dengan Komisi VII ini merupakan bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR).

Totalnya untuk program CSR ini SKK Migas Pamalu gelontorkan anggaran sebesar Rp. 200 Juta yang dikonversikan dalam bentuk paket sembako.

Paket sembako yang disalurkan ini berisikan beras, minyak goreng, gula, tepung dan juga daun teh. “jadi ini merupakan program tanggungjawab sosial (CSR) SKK Migas dimana kita kolborasi dengan Komisi VII DPR RI sebagai mitra kerja,”tandasnya. (Ruzady)