Berhasil Ditarik, KMP. Layur Diboyong ke Hunimua Untuk Pengecekan

oleh
Penumpang saat bergelantungan pada tali ketika berusaha turun dari KMP. Layur. Foto : Tangkapan Layar

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sempat kandas akibat dihantam angin kencang dan gelombang hingga posisi menyamping di tepi Pantai Wailei, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), KMP. Layur akhirnya berhasil ditarik agar lepas dari lokasi kandas itu.

Sebagaimana diketahui, Selasa 28 Desember kemarin, KMP. Layur bermuatan 78 orang penumpang dengan kendaraan bermotor dihempas angin kencang dan gelombang hingga gagal sandar normal dan menyebabkan penumpang sampai bersusah payah turun dari kapal karena posisi kapal menyamping sementara laut bergelombang disertai angin kencang.

BACA JUGA : KMP. Layur Dihempas Angin dan Gelombang di Pantai Wailei Seram Barat, Penumpang Susah Payah Turun dari Kapal

Manager Usaha PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Syamsudin Tanassy mengatakan, KMP. Layur sudah berhasil ditarik KMP. Rokatenda Selasa sore.

Manager Usaha PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Syamsudin Tanassy.

“Sudah ditarik kemarin (Selasa) sore 17:20 WIT,”kata Syamsudin menjawab terasmaluku.com, Rabu (29/12/2021) via seluler.

Selanjutnya kata dia, KMP. Layur diboyong ke Pelabuhan Hunimua di Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon untuk dilakukan pengecekan terhadap kondisi kapal apakah ada kerusakan atau tidak.

“Kapal sudah kita tarik ke Hunimua untuk lakukan pengecekan, nanti kita akan di cek dulu, hasilnya seperti apa nanti,”sambungnya.

Sehingga KMP. Layur untuk sementara belum bisa layari rute lintasan yang biasanya dilayari. (Ruzady)

BACA JUGA :  Pesan Haru Bupati Bursel Untuk 30 Anggota Paskibraka

No More Posts Available.

No more pages to load.