Kriminalitas di Wilayah Hukum Polres Pulau Buru Tahun 2021 Meningkat, Salah Satunya Persetubuhan Terhadap Anak

by
Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia F. Kusumawiatmaja (tengah) saat berikan keterangan pers di Polres Pulau Buru, Namlea, Jumat (31/12/2021). Humas Polres Pulau Buru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Angka kiminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Pulau Buru Tahun 2021 alami peningkatan jika dibandingkan Tahun 2020.

Totalnya sepanjang Tahun 2021, ada 95 kasus yang ditangani, sedangkan tahun sebelumnya 49 kasus.

Dari jumlah itu, 50 kasus diantaranya sudah selesai penanganannya.

“Untuk kejahatan yang mengalami kenaikan kasus persetubuhan terhadap anak, kasus penganiayaan dan kasus kekerasan bersama,”kata Kapolres Pulau Buru, AKBP. Egia F. Kusumawiatmaja saat Pres Release Pencapaian Kinerja dan Pengungkapan Kasus Selama Tahun 2021 di Polres Pulau Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Jumat (31/12/2021).

Selama Tahun 2021, lanjut Kapolres, ada tiga kasus paling menonjol namun sudah tertangani tuntas.

Pertama kasus pencurian di mesjid, kasus pembunuhan yan terjadi di Desa Waeflan serta kasus pembunuhan yang dilakukan oleh dua orang dan suda berhasil kita ungkap, dimna kasus tersebut merupakan aksi balas dendam.

“Untuk kasus kejahatan narkotika, totalnya ada tiga kasus dan baran bukti yang disita adalah sabu-sabu dan sintesis,”sambungnya.

Selain narkotika, ada juga penyitaan terhadap miras dengan jumlah terbanyak adalah sopi sebanyak 1.518 liter.

Kecelakaan lalulintas juga meningkat di Tahun 2021 sebanyak 24 kasus, tahun sebelumnya hanya 19 kasus.

Dari 24 kasus lakalantas ini 14 korban meninggal, 5 luka berat dan 25 korban luka ringan.

“Dari hasil analisa kami, human error menjadi penyebab tertinggi angka kecelakaan yang ada di wilayah hukum polres pulau buru,”tandasnya. (Ruzady)