Kecelakaan Laut di Kabupaten Buru, Korban Meninggal Ditemukan Tengah Gendong Cucunya di Lautan

by
Korban meninggal saat dieavkuasi. Foto : Humas Polres Pulau Buru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sarpia Takimpo (52), korban meninggal dalam insiden kecelakaan laut di Perairan Desa Pela, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Selasa (4/1/2021) ditemukan mengapung di laut dalam posisi tengah menggendong cucunya, Ai Takimpo (7).

Korban diduga berusaha menyelamatkan cucunya.

BACA JUGA : Longboat Berpenumpang 17 Orang Terbalik di Perairan Pulau Buru, Satu Meninggal

Ini disampaikan Kasi Subsi Penmas polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S. Jamaludin saat dikonfirmasi terasmaluku.com, Selasa malam dari Ambon.

BACA JUGA : Daftar Korban Meninggal Maupun Selamat Insiden Kecelakaan Laut di Perairan Buru

“Saat Onyong (nelayan) selamatkan itu, korban sudah meninggal. Ada kemungkinan itu (korban) selamatkan
cucunya karena saat diselamatkan itu cucunya itu dipundaknya korban meninggal itu. Saat ditemukan itu korban sudah terapung, cucunya di pundak korban, seperti itu,”ungkapnya.

Dijelaskannya, longboat Lani Jaya ini awalnya bertolak dari Pelabuhan Rakyat Namlea menuju Desa Ilath sekitar pukul 12:00 WIT.

Sekitar pukul 13:30 WIT di Perairan Walapia itu mulai angin kencang dan ombak sehingga pengemudi longboat arahkan longboat agak ke darat.

“Setelah beberapa menit kemudian sampai di laut Pela itu tiba-tiba angin kencang dengan ombak sekitar dua hingga tiga meter menghantam longboat dan mesin mati lalu tenggelam, karam,”jelasnya.

Tak jauh dari lokasi kejadian, sejumlah nelayan tengah melaut dan ada yang melihat insiden tersebut.

Foto : Humas Polres Pulau Buru

Para nelayan ini pun langsung bergegas menyelamatkan para korban. “Saksi Onyong (nelayan) ini melihat itu langsung dia arahkan longboatnya evakuasi bersama beberapa nelayan lainnya yang tengah melaut disitu ada sekitar tiga longboat nelayan yang selamatkan (para korban),”sambungnya.

30 menit berselang, para korban selamat maupun meninggal berhasil dievakuasi ke daratan. “Sekitar 30 menit sampai ke darat, karena jarak lokasi kejadian dengan daratan itu sekitar 300 sampai 400 meter. Dan kemudian dievakuasi ke Ilat dengan menggunakan pick up,”tandasnya. (Ruzady)