Buka Lembaran Tahun 2022, Kejati Maluku Lidik Kasus Dugaan Korupsi di SBB dan Tual

by
Kajati Maluku, Undang Mugopal (kedua dari kiri) saat berikan keterangan pers di kantor Kejati Maluku, Ambon, Selasa (4/1/2022). Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kejaksaan Tinggi Maluku mulai buka lembaran Tahun 2022 dengan penyelidikan terhadap dua kasus dugaan korupsi.

Dua kasus yang mulai dibidik Kejati Maluku ini berawal dari pengaduan masyarakat.

Kasus pertama ada dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Rombatu – Manusa di Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang dibangun sejak 2018 lalu, namun tak kunjung selesai sementara anggarannya sudah dicairkan seluruhnya.

“Di intel ini lakukan penyelidikan terkait dengan jalan di SBB. Itu (dari) Tahun 2018, tapi sampai sekarang kok belum selesai-selesai, ada apa? Laporan pengaduan masuk, kita pingin tahu kenapa ini penyakitnya ini, adakah penyimpangannya, kemarin sudah tandatangani Surat Perintah Penyelidikan Kalau alat buktinya kuat, kita tidak segan-segan tingkatkan ke (tahap) penyidikan. Anggaran sudah dicairkan semuanya,”ungkapnya saat berikan keterangan pers di kantor Kejati Maluku, Ambon, Selasa (4/1/2022).

Satu lagi adalah dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Kota Tual Tahun 2016.

“Kalau Pidsus lakukan penyelidikan pengadaan lahan RSUD di Kota Tual. Lahannya ini ada laporan pengaduan ke kita, kita tindaklanjuti apakah ada penyimpangan atau nggak pengadaan lahannya,”tandasnya. (Ruzady)