Tertibkan Aset Daerah, Sekda SBT Minta Dukungan BPKP Maluku

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Jafar Kwairumaratu, melakukan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku di Ambon, Kamis (6/1/2022).

 

Sekda bertemu langsung dengan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Maluku, Yunaedi, koordinator pengawasan pembangunan dan keuangan Maluku dan Maluku Utara, Adhel, serta Koordinator Investigasi BPKP perwakilan, Mahyudin.

Dalam pertemuan itu, Sekda meminta dukungan dan pendampingan serta pembinaan dari BPKP Perwakilan Maluku terhadap Pemkab SBT, dalam urusan penertiban aset daerah yang tidak dapat ditelusuri pada tahun sebelumnya itu.

Sebeb kata Sekda, aset daerah ini juga sebagai penentu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Kehadiran Sekda di BPKP Maluku untuk meminta dukungan dan pendampingan pihak BPKP perwakilan, agar semua aset daerah dapat diinventarisasi dengan baik demi kepentingan daerah kedepannya.

“Tujuannya untuk langkah inventarisasi aset di pemerintahan Pemkab SBT, diharapkan aset daerah bisa tertib sehingga tata kelola penataan usaha keuangan daerah juga bisa ada peningkatan,” kata Sekda kepada Teramaluku.com Kamis (6/1/2021) malam.

Sekda menjelaskan penertiban administrasi terkait aset Pemerintah Daerah sangat penting. Karena menurut putra keturunan raja Kilmury itu, SBT mempunyai banyak aset yang berpotensi, namun dibiarkan tidur begitu saja.

‘Inventarisasi aset-aset tersebut sangat penting dilakukan, untuk memastikan status kepemilikan yang sah atas aset-aset yang dimiliki Pemkab SBT. Aset daerah banyak yang tidak dapat ditelusuri, makanya langkah ini dilakukan dengan harapan, di 2022 ini ada peningkatan,” kata Sekda.

Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, katanya, aset-aset itu bentuk dari kekayaan daerah, tidak boleh dibiarkan tidur dan terlantar.

“Kami perlu pendampingan lebih intensif dari BPKP perwakilan Provinsi Maluku untuk mewujudkan Pemkab SBT ini kuat dalam administrasi terhadap aset daerah,” kata Sekda. (Sofyan)