Kota Ambon Memulai Vaksinasi Anak Usia 6 Tahun

by
Seorang anak menerima suntikan vaksinasi yang digelar di SD Xaverius Ambon, Selasa (11/1/2022). Kota Ambon memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun. FOTO : HUSEN TOISUTA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Vaksinasi kepada anak-anak usia 6 hingga 11 tahun mulai dilakukan di Kota Ambon, Selasa (11/1/2022).

Vaksinasi dipusatkan di 28 Posko yang tersebar di sekolah-sekolah dasar (SD) wilayah Kota Ambon.

Vaksinasi hari pertama bagi anak-anak ini dipantau langsung Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.

Pantauan Ambonkita.com, group Terasmaluku.com, Walikota Richard memantau vaksinasi di sejumlah sekolah. Diantaranya SD Kartika Chandara Kirana, SD Xaverius, dan SD Kristen Ambon.

Walikota Ambon, Wawali Ambon, Sekot Ambon bersama anak-anak yang mendapat suntikan vaksinasi di SD Xaverius Ambon, Selasa (11/1/2022). FOTO : HUSEN TOISUTA

Walikota didampingi Wakil Wali Kota Syarif Hadler, Sekretaris Kota Agus Ririmasse, Kadis Kesehatan drg. Wendy Pelupessy, dan pejabat lainnya memantau vaksinasi anak-anak itu.

Selain melihat sejumlah tahapan vaksinasi, mantan Ketua DPRD Maluku ini juga berbincang dengan sejumlah siswa SD yang telah melaksanakan vaksinasi.

“Sakit tidak,” tanya Richard yang dijawab “seng (tidak)” oleh dua orang siswi kelas 3 dan 6 di SD Xaverius Ambon.

BACA SELANJUTNYA

Dihadapan orang tua siswa dan dewan guru, Walikota dua periode ini menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pengertian yang begitu luar biasa.

“Ada beredar lewat media sosial seakan-akan vaksin itu berbahaya bagi anak-anak. Saya mau bilang buat bapak ibu sekalian, Pemerintah tidak mungkin mau mencelakakan rakyat dan anak-anaknya. Ini untuk kepentingan kita bersama,” tegasnya.

“Kita bersyukur karena sampai dengan hari ini tidak ada lagi yang terkonfirmasi, dan tidak ada lagi yang dirawat. Satu-satunya kabupaten kota di Maluku yang sudah berada di level satu yaitu Kota Ambon,” tambahnya.

Olehnya itu, kata Richard, dengan kondisi saat ini maka tidak menutup kemungkinan Ambon akan menjadi contoh bukan saja untuk Maluku tapi secara nasional.

“Kota Ambon juga merupakan satu-satunya di Maluku yang diijinkan Menteri Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi untuk anak, yang lain belum boleh kecuali Kota Ambon,” kata Richard.

Sementara itu, Kepala SD Xaverius, Imanuel, mengaku sebelumnya Pemerintah Kota telah memberikan sosialisasi terkait vaksinasi kepada orang tua murid.

SD Xaverius sendiri merupakan salah satu Posko vaksinasi anak. Di gedung sekolah ini terdapat dua sekolah. Juga ditambah dua sekolah lainnya yaitu SD Negeri 39 dan SD Negeri 24 Ambon.

“Hari ini ada 4 sekolah di sini. Kami sendiri di sini ada 2 sekolah jadi ada 611 orang, dan ditambah sekolah lain jadi sekitar 900 orang lebih (yang divaksin), ditambah lagi ada siswa SMP yang belum sempat ikut (vaksinasi) jadi diperkirakan ada 1.000 orang yang divaksinasi hari ini,” kata Imanuel.

Untuk SD Xaverius sendiri, lanjut Imanuel, vaksinasi covid akan diikuti oleh 95 persen siswa.

“Sejauh ini tidak ada orang tua yang menolak. Karena mereka juga ingin secepatnya anak-anak sudah berada di sekolah, karena kita cukup kerepotan sih kalau dari rumah terus,” ungkapnya.

Liputan : Husen Toisuta