Kontraktor Mangkir, Kejati Maluku Periksa Saksi Ahli

by
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku di JL. Sultan Hairun, Kota Ambon. Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus dikebut Kejaksaan Tinggi Maluku.

Dugaan korupsi proyek pembangunan jalan sepanjang 24 kilometer dari Desa Rumbatu hingga Manusa mulai dilidik Kejati Maluku karena sejak proyek dikerjakan Tahun 2018 hingga kini tidak kunjung selesai meskipun anggaran senilai Rp. 31 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten SBB sudah 100 persen dicairkan.

Asisten Intelijen Kejati Maluku, Muji Martopo mengungkapkan, tim penyelidik Kejati Maluku telah layangkan panggilan ke sejumlah pihak untuk dimintai keterangan pada Senin (17/1/2022) di kantor Kejati Maluku di Ambon termasuk kontraktor proyek, PT. Bias Sinar Abadi dan Saksi Ahli.

Namun, kontraktor tidak penuhi panggilan yang dilayangkan penyelidik.

“Sudah dilayangkan panggilan, tapi belum hadir. Kontraktor belum datang, cuma perwakilannya di SBB,”kata As Intel menjawab terasmaluku.com Senin.

Sementara saksi ahli yang dipanggil penyelidik Kejati Maluku kata As Intel menambahkan, sudah dimintai keterangan Senin tadi. “Hari ini (Senin) (saksi) ahli dari Poltek,”sambungnya.

Sebelumnya, Tim Penyelidik Kejati Maluku juga sudah lakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas PUPR SBB, Thomas Wattimena dalam mengusut kasus dugaan korupsi ini.

Wattimena diperiksa Kamis 13 Januari 2022 setelah sebelumnya juga Tim Penyelidik lakukan On The Spot ke SBB. (Ruzady)