Ini Porsi Pembagian Jatah PI 10 Persen Blok Masela

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Porsi pembagian jatah Participating Interest (PI) 10 Persen dari Pengelolaan Blok Masela di Maluku dibuka Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Kepada wartawan, Gubernur Murad mengungkapkan jatah porsi yang akan diperoleh Pemerintah Provinsi Maluku, Kebupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya (MBD) setara, sama-sama mendapatkan jatah 3 persen.

BACA JUGA :  Izin Amdal INPEX Masela Maluku Belum Rampung

Hal ini beber mantan Dankor Brimob Polri itu, setelah dirinya mendapatkan kabar langsung dari pihak SKK Migas.

Sementara sisa 1 persennya akan dibagi rata kepada kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Gubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu 19/1/2022). Foto : terasmaluku.com

“Yang jelas pembagian 10 persen yang ada di Maluku, KKT dapat 3 persen, MBD dapat 3 persen, provinsi dapat 3 persen karena itu kemarin sudah ditelepon SKK Migas kepada saya dan 1 persen kabupaten/kota yang tidak terkait,”beber Gubernur Murad Rabu (19/1/2022) di kantor Gubernur Maluku.

Menyinggung proses pembangunan infrastruktur Blok Masela ini sendiri kata Gubernur, seharusnya tahun ini sudah mulai dikerjakan, namun terkendala pandemi Covid-19.

Di lain sisi, Pihak Inpex dan SKK Migas masih mencari partnership untuk ambil bagian 35 persen menyusul hengkangnya investor asal Belanda, Shell dari proyek Migas di Maluku ini.

“Blok Masela itu sebenarnya kalau tidak Covid mungkin sudah jalan, pembangunan infrastruktur itu mulai dari 2022 ini. Namun ada dua investor besar, pertama Inpex Jepang 60 persen dan Shell Belanda 30 persen. Tapi Belanda (Shell) mengundurkan diri. Jadi sekarang Inpex dengan SKK migas lagi mencari kira-kira partner siapa yang bisa bergabung ambil 35 persen. Tidak ada masalah,”tandasnya. (Ruzady)