Buronan Kasus Korupsi Dana Desa di SBT Akhirnya Ditangkap di Jakarta

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pelarian Nizar Alkatiri, buronan kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Negeri Administratif Tobo, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Tahun Anggaran Tahun 2016-2018 berakhir.

Buronan Kejati Maluku ini berhasil ditangkap di Jakarta, Rabu (19/1/2022) malam.

Asisten Tindak Pidana Khusus (As Pidsus) Kejati Maluku, M. Rudi mengatakan buronan ini ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Agung bekerjasama dengan tim intelijen Kejati Maluku di JL. Senen Raya, DKI Jakarta, Rabu 19 Januari 2022 malam sekitar pukul 21:42 WIB setelah buron sejak Agustus 2021.

Tersangka Nizar merupakan mantan Pejabat Kepala Pemerintahan Negeri Administratif Tobo.

“Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (P-8) Nomor : PRINT-01/Q.1.17/Fd.2/02/2021 tanggal 5 Februari 2021 dan Surat Perintah Penyidikan dan Surat Penetapan DPO, Nizar Alkatiri merupakan tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Negeri Administratif Tobo, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun Anggaran 2016-2018,”kata As Pidsus kepada wartaaan di kantor Kejati Maluku, Ambon, Jumat (21/1/2022).

Dalam kasus ini, perkiraan total kerugian negara mencapai Rp 1.400.000.000 atau 1,4 miliar rupiah.

Pasca ditangkap, tersangka diseret kembali ke Maluku dan tiba di Ambon Jumat sekitar pukul 07:00 WIT dan langsung jalani pemeriksaan di kantor Kejati Maluku.

Tersangka akan dijebloskan ke Rutan Kelas IIA Ambon untuk jalani penahanan di tahap penyidikan. (Ruzady)

BACA JUGA :  Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19, Kadis Kesehatan : Banyak Warga Lepas Kontrol

No More Posts Available.

No more pages to load.