KPK Periksa Belasan Pejabat Pemkab Buru Selatan

by
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Foto : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim Penyidik KPK periksa belasan pejabat Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam mengusut dugaan gratifikasi yang menyeret nama Tagop Sudarsono Soulissa, mantan Bupati Bursel dua periode.

Pemeriksaan belasan pejabat ini dilakukan setelah pekan kemarin Tim Penyidik KPK lakukan penggeledahan di kantor Bupati dan Pandopo Bupati serta sejumlah kantor Dinas Pemkab Bursel.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, belasan saksi ini diperiksa Tim Penyidik Lembaga Superbody itu di Polres Pulau Buru, Senin (24/1/2022).

“Hari ini pemeriksaan saksi TPK terkait proyek pembangunan jalan dalam Kota Namrole Tahun 2015 di pemerintahan Kabupaten Buru Selatan. Pemeriksaan dilakukan di Polres Pulau Buru,”kata Ali kepada terasmaluku.com, Senin.

Pejabat Pemkab Bursel yang diperiksa Tim Penyidik KPK Senin tadi berjumlah 14 orang, termasuk satu diantaranya PNS dari Balai Jalan XVI Ambon.

Dirincikannya, mereka yang diperiksa ini masing-masing, Kepala Bidang Cipta Karya tahun 2014 sampai dengan 2016, Adrian Maun, PPK pada Dinas PU di Kabupaten Buru Selatan sejak Tahun 2014, Agus Mahargianto, Ajid Kunio PNS Balai Pelaksanaan Jalan XVI Ambon, Alexander Torry selaku Panitia Pengadaan atau Kelompok Kerja (Pokja) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buru Selatan, untuk periode Tahun 2011-2016.

Kemudian, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Buru Selatan, Cones A. Sahetapy, PNS Kabupaten Buru Selatan, Evy Rosalina, Gamar The selaku Bendahara BPKAD Kabupaten Buru Selatan 2010 sampai dengan sekarang.

Selanjutnya, Kepala Bidang pada Bappeda dan Litbang Kabupaten Buru Selatan Tahun 2019 sampai dengan sekarang, Gregorius Yosep Tortet dan Anggota Panitia Pengadaan atau Kelompok Kerja (Pokja) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buru Selatan Tahun 2012, Rajab Letetuny dan Ilyas Akbar Wael staf Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru Selatan serta Kabid Bina Marga Dinas PUBuru Selatan (PPK), Joseph A. M. Hungan.

Selain pejabat Pemkab, ada juga pihak swasta yang diperiksa diantaranya Direktris PT. Dharma Bakti Abadi, Hongdiyanto Silvia, Direktur CV. Fajar Mulia, Markus Kwelju dan karyawan Ivana Kwelju, Liem Sin Tiong.(Ruzady)